Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Reviews

Rabu, 19 Oktober 2016 - 13:47 WIB

‘Semedi’ di Gunung Lawu, Dimas Kanjeng Sempat-Sempatnya Gaet Pengikut

Viewer: 882
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

Dimas Kanjeng Taat Pribadi ternyata tak hanya beroperasi di kawasan Jawa Timur saja. Kabar soal ‘kesaktiannya’ ini juga telah dipercaya oleh sebagian warga yang tinggal di kawasan terpencil di Gunung Lawu.

Dua desa yang terletak di perbatasan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah, yakni Desa Anggrasmanis dan Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, tak luput menjadi sasaran paranormal asal Probolinggo tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun Kriminalitas.com menyebutkan, warga di kawasan Desa Gumeng mengaku pernah melihat Dimas Kanjeng dan pengikutnya menggaet simpati warga Gumeng. Selain menarik simpati warga untuk menjadi pengikut setianya, Dimas Kanjeng juga melakukan laku spiritual di kawasan tersebut.

Baca Juga  Ribuan Orang Meriahkan Pawai Obor PT Inalum

Seperti diketahui, di Desa Gumeng ini merupakan salah satu jalur pendakian di Gunung Lawu. Banyak di antara masyarakat yang melakukan ritual untuk mencari ketenangan spiritual.

“Dulu pernah kesini. Kata pengikut yang mendampinginya dia mau melakukan ritual. Tapi, sekaligus mencari simpati warga untuk menjadi pengikutnya. Nggak jelas, apakah dengan iming-iming uang atau seperti apa. Tapi, ada warga lain mengaku dengan menunjukkan sekarung uang,” terang salah seorang perangkat Desa Gumeng yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (15/10).

Terpisah, Camat Jenawi, Rusmanto mengaku warga di wilayahnya tidak bodoh dengan mengikuti Dimas Kanjeng. Warga Jenawi telah mengetahui, jika apa yang dilakukan oleh Dimas Kanjeng adalah aksi tipu-tipu.

Baca Juga  Gerindra, PKS, PAN Deklarasikan Prabowo-Sandi Capres-Cawapres 2019

“Kalau sejauh ini belum ada warga sini yang ikut Dimas Kanjeng. Warga kami nggak bakal kena tipu semudah itu,” kata Rusmanto.

Meski begitu, santer terdengar kabar di Desa Anggrasmanis dan Gumeng terdapat warga yang mengikuti sang guru spiritual asal Probolinggo tersebut. Totalnya, ada sekitar 19 orang. Meski begitu, belum diketahui siapa ke-19 warga yang mengikuti Dimas Kanjeng tersebut (krmnl|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kriminal

Detik-detik Adik Ipar Edo Kondologit Tewas Dianiaya di Sel Tahanan dengan Luka Tembak, Terungkap Pelaku Ucapkan Ini saat Korban Meregang Nyawa

Arsip

Hutan Diduga Dirambah, Ditemukan Kayu Olahan Tak Bertuan

Berita

Head Teller Gelapkan Rp3 M Uang Nasabah Bank Sumut Kabanjahe

Kriminal

Waspada dengan Kedatangan Pengendara Ojek Online

Berita

Bayi Laki-laki Ditemukan di Kios Tambal Ban dengan Tali Pusar dan Posisi Tengkurap

Arsip

Hillary Clinton Kecam Donald Trump
Semoga Diterima di Sisi TYME Ito Nurmala Panjaitan-kompasnasional

Arsip

Semoga Diterima di Sisi TYME Ito Nurmala Panjaitan

Arsip

Video: Prediksi Duel Sengit Belgia vs Italia di Grup Neraka