Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Reviews

Rabu, 19 Oktober 2016 - 13:47 WIB

‘Semedi’ di Gunung Lawu, Dimas Kanjeng Sempat-Sempatnya Gaet Pengikut

Viewer: 868
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

Dimas Kanjeng Taat Pribadi ternyata tak hanya beroperasi di kawasan Jawa Timur saja. Kabar soal ‘kesaktiannya’ ini juga telah dipercaya oleh sebagian warga yang tinggal di kawasan terpencil di Gunung Lawu.

Dua desa yang terletak di perbatasan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah, yakni Desa Anggrasmanis dan Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, tak luput menjadi sasaran paranormal asal Probolinggo tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun Kriminalitas.com menyebutkan, warga di kawasan Desa Gumeng mengaku pernah melihat Dimas Kanjeng dan pengikutnya menggaet simpati warga Gumeng. Selain menarik simpati warga untuk menjadi pengikut setianya, Dimas Kanjeng juga melakukan laku spiritual di kawasan tersebut.

Baca Juga  Jokowi Akan Umumkan Kenaikan Gaji ke-13 dan THR Lebaran Seluruh PNS

Seperti diketahui, di Desa Gumeng ini merupakan salah satu jalur pendakian di Gunung Lawu. Banyak di antara masyarakat yang melakukan ritual untuk mencari ketenangan spiritual.

“Dulu pernah kesini. Kata pengikut yang mendampinginya dia mau melakukan ritual. Tapi, sekaligus mencari simpati warga untuk menjadi pengikutnya. Nggak jelas, apakah dengan iming-iming uang atau seperti apa. Tapi, ada warga lain mengaku dengan menunjukkan sekarung uang,” terang salah seorang perangkat Desa Gumeng yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (15/10).

Terpisah, Camat Jenawi, Rusmanto mengaku warga di wilayahnya tidak bodoh dengan mengikuti Dimas Kanjeng. Warga Jenawi telah mengetahui, jika apa yang dilakukan oleh Dimas Kanjeng adalah aksi tipu-tipu.

Baca Juga  Taruna STIP Tewas, Ini Alasan Amir Ingin Bekerja di Laut

“Kalau sejauh ini belum ada warga sini yang ikut Dimas Kanjeng. Warga kami nggak bakal kena tipu semudah itu,” kata Rusmanto.

Meski begitu, santer terdengar kabar di Desa Anggrasmanis dan Gumeng terdapat warga yang mengikuti sang guru spiritual asal Probolinggo tersebut. Totalnya, ada sekitar 19 orang. Meski begitu, belum diketahui siapa ke-19 warga yang mengikuti Dimas Kanjeng tersebut (krmnl|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Foto di Penjara Viral, Jennifer Dunn Diberi Sanksi

Arsip

Kasus Ngambang Tiga Bulan Mobil L 300 Masih Ditahan, Pelaku Dibebaskan, Ada Apa Dengan Penyidik …?

Berita

Gempa Kembali Guncang Lombok dengan Kekuatan 4,8 SR di Wilayah Lombok Timur

Arsip

Aktifis Minta Penyidik KPK Tindak Lanjuti Laporan MMAK

Berita

Disokong Bandar Besar Medan Judi Togel Bendera “Tikoti” Berkibar Di Kota Parapat

Berita

PM Jepang Kirim Delegasi Temui Jokowi Bahas Proyek Infrastruktur

Arsip

Tapanuli Utara Tempat Wisata Yang Menyenangkan

Arsip

Tak Pakai Helm Saat Konvoi, Aremania Dihukum Nyayi Indonesia Raya