Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Reviews / Teknologi

Senin, 26 September 2016 - 13:56 WIB

China Bangun Parabola Terbesar Sedunia Untuk Berkomunikasi Dengan Aliien

Viewer: 808
0 0
Terakhir Dibaca:47 Detik

China resmi mengoperasikan pemancar radio terbesar di dunia, Minggu (25/9). Pemancar berbentuk parabola ini difungsikan untuk mencari kehidupan alien dan mengeksplorasi luar angkasa.

Dilansir dari CNBC, Senin (26/9), parabola berdiameter 500 meter ini dinamakan Aperture Spherical Telescope (FAST). Berlokasi di pegunungan Provinsi Guizhou, perencanaan bangunan ini memakan waktu 17 tahun dan 5 tahun pembangunan.

Baca Juga  Risty Tagor Ngaku Sedih: Sampai Kapan "Sinetron" Ini Berakhir

Dana yang dihabiskan untuk bangunan seluas 30 kali lipat lapangan sepak bola ini pun tak tanggung-tanggung, mencapai USD 180 juta atau setara Rp 2,3 triliun (USD 1 = Rp 13.085).

Demi pembangunan parabola ini, sekitar 8.000 penduduk harus rela terkena gusur. Mereka diberikan kompensasi uang atau rumah baru dan ditawarkan bekerja di bidang pariwisata atau menjadi pekerja FAST. Pemerintah China setidaknya harus merogoh kocek sampai USD 269 juta untuk proses pembebasan lahan.

Baca Juga  Cerita Dua Brigadir Berani Hentikan Mobil Jendral Polisi

FAST diklaim mampu menangkap sinyal sekecil apapun dari makhluk luar angkasa. FAST disebut telah menangkap gelombang elektromagnetik dari jarak 1.351 tahun cahaya dari bumi (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Rupiah Kembali Melemah, Sempat Sentuh Level Rp 13.000 per USD
Ponakan Kanit Intel Polsek Tiga Juhar Dibegal di Medan Denai-kompasnasional

Arsip

Ponakan Kanit Intel Polsek Tiga Juhar Dibegal di Medan Denai

Arsip

Go-Jek Dapat Kucuran Investasi Rp 7,2 Triliun

Reviews

Anies Baswedan Diminta Berhenti Menggunakan Agama Sebagai Tameng Reklamasi Ancol

Arsip

Rio Haryanto Segera Luncurkan MRT05 di Barcelona Pakai Nomor Balap 88

Berita

3 Bulan Menikah, Suami Tega Bacok Istri Usai Cekcok

Internasional

Jepang alokasikan US$ 6,3 miliar untuk amankan vaksin virus corona

Teknologi

Kulit Mangga Antar ITS Raih Medali Emas di Korea