Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Reviews

Senin, 22 Agustus 2016 - 13:44 WIB

Presiden Filipina Ancam Keluar dari PBB

Viewer: 580
0 0
Terakhir Dibaca:56 Detik

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengancam akan keluar dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Ancaman tersebut muncul setelah Duterte mendapatkan kritikan terhadap kebijakannya melawan narkoba.

Presiden Duterte memberlakukan hukuman mati bagi para pengedar narkoba. Tercatat, sejak terpilihnya jadi presiden tepatnya pada 9 Mei 2016, 900 tersangka penyelundup narkoba telah dieksekusi.

Karena hal tersebut, PBB mengutuk Duterte sebagai pelanggaran hak asasi manusia. Dua ahli HAM PBB menyatakan perintah Duterte kepada polisi dan masyarakat untuk membunuh tersangka penyelundup narkotika merupakan hasutan untuk melakukan kekerasan dan pembunuhan di bawah hukum internasional.

Baca Juga  Hanya Soal Warisan, Anak Pukul Ibu Tiri di Kebun Sawit

Namun, Duterte mencap ahli PBB tersebut orang ‘tolol’. Duterte mengatakan dua ahli PBB tersebut seharusnya menghitung berapa banyak korban yang tak bersalah yang melayang karena obat terlarang tersebut.

Saya tidak ingin menghina Anda, tapi mungkin kami memutuskan untuk memisahkan diri dari PBB,” kata Duterte.

Baca Juga  Kontrak Mau Habis, Indra Sjafri Tunggu Keputusan PSSI

Tak hanya ancam keluar PBB, Duterte juga ingin membentuk organisasi serupa yang baru. Ia ingin mengajak Cina dan beberapa negara di Afrika untuk bergabung membentuk organisasi. Duterte menganggap PBB telah gagal menangani masalah negara di seluruh dunia. Mulai dari terorisme, konflik Irak-Suriah, bahkan kelaparan.

“Anda belum pernah melakukan apa-apa, kecuali mengkritik,” demikian Duterte (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wisata Religi di Taman Lumbini Melihat Pagoda Emas Tertinggi se-Indonesia

Berita

Anggota DPRD Karawang Dikeroyok Massa Gara-Gara Meme Amien Rais

Berita

Rekor MURI Akan Meriahkan Milad Istana Maimun Ke-130 Tahun

Arsip

Menyedihkan Lihat Kelakuan Polisi Jadi Rampok dan Bekingi Narkoba

Arsip

3.000 Halaman Nota Pembelaan Jessica Dibuat Dalam Lima Hari

Berita

Bos Yakuza Jepang Tertangkap di Thailand berkat Foto Tatonya Viral

Arsip

Para rival beri dukungan untuk Valentino Rossi

Berita

PAN Siapkan Bantuan Hukum untuk Cagub Sultra Asrun yang Ditangkap KPK