KompasNasional.Com
Karo – Oknum PNS Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karo, Sumut, berinisial SSD (54), tewas dalam pelukan wanita selingkuhannya, SM Beru K (36).
Pria yang sebentar lagi pensiun dari PNS itu ‘lupa bernafas’ usai bercinta dengan ganas di ranjang bersama wanita simpanannya itu di kamar Hotel Arihta, Desa Sumber Mupakat, Kabanjahe.
Informasi yang dihimpun, Minggu (10/4/2016) menyebutkan, awalnya SSD dan SM Beru K check in di hotel tersebut. Setelah beberapa jam, SM Beru K, warga Perumahan Samura Indah Kabanjahe, menjerit histeris sehingga menghebohkan petugas hotel.
Petugas hotel pun berhamburan mendatangi kamar pasangan selingkuh itu. Saat itu pria warga Jalan Jamin Ginting, Gang Garuda, Kabanjahe, itu sudah tak bergerak lagi, namun denyut nadinya masih ada.
Bersama petugas hotel, SM Beru K, lalu melarikan SSD ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe. Sayang, nyawanya tak tertolong. SSD keburu menghembuskan nafas terakhirnya beberapa menit setelah sampai di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Suasana semakin heboh saat seorang wanita yang diduga istri sah SSD tiba di ruang IGD sambil menangis histeris. Ia terus meratapi jasad suaminya yang terbujur kaku. Sementara petugas Polres Karo langsung mengamankan SM beru K untuk dimintai keterangan.
Petugas medis RSUD Kabanjahe saat ditanya wartawan mengatakan, diduga SSD tewas karena serangan jantung setelah bercinta. Ini diperkuat dengan hasil visum yang tak menemukan tanda kekerasan atau pun luka di tubuhnya.
Sementara itu, SM beru K saat diperiksa polisi mengaku, ia dan SSD memiliki hubungan spesial. Menurutnya, mereka sudah pacaran selama 10 tahun.
“Sudah 10 tahun kami pacaran. Dia baik, selalu membantu aku kalau lagi susah,” katanya.
SM beru K mengaku, ia masih memiliki suami sah bermarga Saragih dengan 2 orang anak. Gawatnya, wanita yang tergolong cantik ini mengaku, suaminya dan SSD berteman dekat.
“Memang suamiku gak tau hubungan kami. Tapi aku berutang budi sama abang itu. Sudah banyak aku dibantunya. Ternak babiku pun dia yang modali,” jelasnya .
Disebutkannya, sejak 10 tahun lalu sudah tak terhitung lagi ia dan SSD ‘begituan’. Hubungan intim tersebut selalu dilakukannya di hotel kelas melati di sekitar Kabanjahe.
“Kalau mau ketemu tinggal nelepon aja. Tadi sore pun dia nelepon nyuruh aku ke Hotel Arihta,” akunya.
Sebelum kejang-kejang dan tewas, ia dan SSD melakukan hubungan badan. Saat ia ke kamar mandi untuk ‘bersih-bersih’ badan, tiba-tiba ia mendengar SSD mengorok. Ketika dilihat, pria selingkuhannya itu sudah kejang-kejang lalu tak bergerak lagi.
“Tadi cuma sekali kami ‘begituan’, siap itu aku langsung ke kamar mandi. Tak lama kemudian ngorok. Aku terkejut, nggak nyangka dia mati. Tadi dia masih sehat-sehat aja,” tambahnya. (kn/msc)








