Viewer: 672
0 0

Home / Korupsi

Senin, 9 November 2020 - 13:27 WIB

Komisi Kejaksaan Desak KPK Dilibatkan Usut Skandal Djoko Tjandra

Viewer: 673
0 0
Terakhir Dibaca:43 Detik

Komisi Kejaksaan (Komjak) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilibatkan dalam mengusut skandal Djoko Tjandra.

Keterlibatan KPK dinilai penting untuk menghadirkan kepercayaan publik, karena kasus Djoko Tjandra melibatkan oknum Kejaksaan Agung dan Polri.

“Fungsi koordinasi dan supervisi hal yang menjadi keyakinan publik ada wilayah yang menumbuhkan kepercayaan lagi,” kata Ketua Komjak Barita Simanjuntak ketika dikonfirmasi, Senin (9/11/2020).
Skandal Djoko Tjandra di Kejagung melibatkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari.
Sementara di Polri, skandal Djoko Tjandra melibatkan dua jenderal yakni Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte.

Baca Juga  Sanusi Gunakan Uang Suap untuk Bangun "Sanusi Center"

Barita menekankan, pelibatan KPK perlu dilakukan untuk memastikan kasus yang melibatkan aparat penegak hukum berjalan secara independen.

Baca Juga  Penjelasan KPK soal 11 Poin Dugaan Pelanggaran dari Pansus Angket

Terlebih, Komjak tidak memiliki fungsi untuk melakukan penyelidikan maupun penyidikan, tapi hanya bisa memberikan rekomendasi.

“Terlibatnya KPK menyambut baik itu, bukan hanya di Pinangki dan AIJ (Andi Irfan Jaya) KPK bisa jeli, sangat diperlukan untuk meyakini publik,” tandas Barita. (TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Dugaan Penipuan Ramadhan Pohan jadi 2 Kasus: Rp10,8 miliar dan Rp4,5 miliar -kompasnasional

Arsip

Dugaan Penipuan Ramadhan Pohan jadi 2 Kasus: Rp10,8 miliar dan Rp4,5 miliar

Berita

Zumi Zola Kembali Jadi Tersangka

Arsip

Undang Rapat, DPR Tunggu Pimpinan KPK dalam 24 Jam

Arsip

Aktifis Minta Penyidik KPK Tindak Lanjuti Laporan MMAK

Arsip

Diperiksa Kasus Suap Raperda Zonasi, Aguan Naik Alphard Putih ke KPK

Berita

ICW Dorong KPK Jerat Bupati Bekasi dengan Pencucian Uang

Arsip

KPK Periksa Tiga Pejabat Mahkamah Agung Terkait Kasus Suap Andri Tristianto

Korupsi

Bupati Muara Enim Didakwa Terima Rp4 M untuk Istri Nyaleg