Home / Arsip / Arsip 2016 / Korupsi / Nasional / Reviews

Rabu, 28 September 2016 - 13:02 WIB

Aktifis Minta Penyidik KPK Tindak Lanjuti Laporan MMAK

Viewer: 660
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

kompasnasioanal.com | JAKARTA

Aktifis meminta kepada para penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar secepatnya memeriksa Mantan Bupati Rokan Hulu (Rohul) Achmad, sebab laporan sudah disampaikan bahkan sudah dilengkapi sesuai permintaan pihak KPK itu sendiri.

Pernyataan ini disampaikan, Aktifis Masyarakat dan Mahasiswa Antik Korupsi (MMAK) Mira Yanti Hasibuan, Senin (19/9/2016).

Menurutnya, sejumlah kasus yang dilaporkan kepada instansi KPK yakni terkait kepemilikan Surau Suluk Syekh Ibrahim, karena menurut data dari yayasan atau akta notaris, termasuk Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusian (Kemenkumham) bahwa yayasan tersebut milik pribadi inisial, (Ac), (JE), (MM), (SS) dan lainnya.

“Sedangkan Yayasan Masjid Islamic Center Rohul, itu juga dikuasai secara pribadi yakni atas nama (AC), (NH), (BS) dan pejabat lainnya yang dianggap punya hubungan dekat dengan Mantan Bupati Rohu Achmad,” terangnya.

Baca Juga  Harga Emas Antam Naik Rp 1.000 Jadi Rp 602.000/Gram

Tidak itu saja, sambung Mira Yati Hasibuan, juga dilaporkan terkait dana Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif Badan Kepegawaian Daerah (BKD), yang kabarnya pelakunya sudah ditetapkan empat tahun penjara.

Kemudian, dana Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2015 lalu,  sekitar 20 persen lagi belum diserahkan kepada Kepala Desa (Kades), termasuk dana ADD untuk Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Tahun 2015 lalu.

“Jadi dalam waktu dekat ini, kami akan langsung diskusikan ini dengan Ketua KPK RI Agus Raharjo, karena kami tidak ingin uang rakyat digunakan untuk kepentingan pribadi. Sebab jika dilihat data-data yang kami sampaikan kepada KPK, jelas-jelas Mantan Bupati Rohul Achmad sudah memanfaatkan kewenangannya sebagai Bupati Rohul untuk kepentingan pribadi dan kroninya,” tutur Mira lagi.

Baca Juga  Jejak Iswahyu Widodo, Hakim PN Jaksel yang Di-OTT KPK

Selain itu, Mira Yanti Hasibuan mengancam, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan aksi di Istana Presiden untuk meminta kepada Presiden Jokowi agar mendesak KPK bekerja serius dalam pemberantasan korupsi di Negeri Seribu Suluk.

“Kita nanti akan unjuk rasa di sana, sebab sudah dua kali kita melakukan audience dengan pihak KPK RI, kemudian kita juga sudah dua kali melakukan aksi di KPK itu sendiri. Jadi kini aksi di Istana supaya Presiden tau apa yang terjadi di Rohul,” pungkasnya (Risto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Prilly Latuconsina Botak Bikin Heboh Netizen

Berita

Asyik Nyabu di Toilet Hotel, Juru Parkir di Solo Diringkus

Arsip

Cerita Pengakuan Pembunuh Bayaran Duterte Habisi Pelaku Kriminal
Cewek Siantar Jagoan Tong Setan Bikin Heboh Warga Eropa, Cek Foto-fotonya-kompasnasional

Arsip

Cewek Siantar Jagoan Tong Setan Bikin Heboh Warga Eropa, Cek Foto-fotonya

Arsip

Koalisi Selamatkan KPK Ajukan Permohonan Uji Materi ke MK
KPK Klarifikasi Harta Kekayaan Ashari Tambunan-kompasnasional

Arsip

KPK Klarifikasi Harta Kekayaan Ashari Tambunan

Arsip

Anies Tolong Jangan Ikuti Jejak Jokowi!

Arsip

Rupiah Dibuka Melemah Tipis Ke Posisi Rp 13.046 per USD