Home / Opini

Senin, 11 Januari 2021 - 11:08 WIB

Pengamat Kepolisian Sisno Adiwinoto Nilai Investigasi Komnas HAM Gagal Fokus

Viewer: 417
0 0
Terakhir Dibaca:56 Detik

Kompasnasional l Pengamat Kepolisian Irjen Pol (Purn) Sisno Adiwinoto menilai Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) gagal fokus dalam penyelidikan baku tembak antara laskar Front Pembela Islam (FPI) dengan aparat kepolisian.

Menurut Sisno, terdapat kesalahan konklusi dan Komnas HAM sepertinya cenderung menyuarakan kepentingan kelompok bersenjata yang dalam rangkaian panjang berusaha melawan negara.

Rangkaian panjang kegiatan ormas intoleran, radikal dan mengarah tindakan teroris ini, kata Sisno, harus mendapat perhatian serius, termasuk kepemilikan dan pemakaian senjata api untuk menyerang petugas Polri harus dibongkar secara intensif.

Baca Juga  Ahli Psikologi Ungkap Penyebab Rizieq Shihab Walk Out

”Perlu menjadi perhatian kita apakah laskar khusus dari Ormas dapat memiliki senjata dan dipakai untuk menyerang polisi yang sedang melaksanakan tugas resmi ?,” tanyanya.

Kalaupun mereka bisa berkilah bahwa tidak mengetahui yang diserang adalah petugas polisi, tetapi dari rekaman komunikasi diketahui bahwa mereka mengetahui kalau dibuntuti.

Baca Juga  Firli KPK Naik Helikopter Jadi Polemik, Neta IPW Curigai Taliban & The Gang

Mereka punya kesempatan untuk menjauh tetapi justru kesempatan waktu yang ada dipakai untuk menunggu, memepet mobil polisi, menyenggol dan bahkan menabraknya.

”Besar kemungkinan bahwa anggota polisi justru diarahkan menuju suatu tempat sebagai “killing ground”. Kalau tidak ada kejadian baku tembak di Km 50, justru seluruh petugas polisi yang akan dibantai oleh laskar tersebut,” tegasnya. (SN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto

Berita

PBNU Larang Utusan Khusus AS Jessica Stern Kampanye LGBT di RI

Berita

Ahok Sudah Ikhlaskan Vero untuk Julianto Tio Sang ‘Good Friend’
Lahir di Pesawat, Bayi Dapat Penerbangan Gratis Seumur Hidup -KompasNasional

Arsip

Lahir di Pesawat, Bayi Dapat Penerbangan Gratis Seumur Hidup

Opini

ACTA nilai alasan reklamasi sangat konyol dan berbau SARA.

Opini

Pengamat Duga Ada Insentif dari Jokowi kepada Partai yang Tolak Revisi UU Pemilu Dilanjutkan

Opini

Tito: Pembuat KTP Djoko Tjandra Tak Salah Menurut Aturan

Opini

JK Beberkan Kesalahan Manuver Rizal Ramli di Masela

Opini

Sebut Jaksa Dungu dan Pandir, HRS Dinilai Sulit Ambil Simpati Hakim