Home / Arsip / Arsip 2016 / Opini

Jumat, 8 April 2016 - 16:49 WIB

Lahir di Pesawat, Bayi Dapat Penerbangan Gratis Seumur Hidup

Viewer: 572
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 27 Detik

KOMPASNASIONAL.COM

Maskapai yang memberikan tumpangan gratis pada orang-orang yang lahir di pesawat antara lain Thai Airways, Asia Pacific Airlines, AirAsia dan Polar Airlines.

Ya, Shaona lahir di atas pesawat yang sedang terbang dengan ketinggian sekitar 36.000 kaki di udara. Sehingga petugas imigrasi mengeluarkan paspor yang berbunyi “pemegang lahir di sebuah pesawat”.

Pada tahun 1990, sang ibu, Shaona Debbie Owen yang sedang dalam keadaan hamil besar melakukan penerbangan bersama kakak Shaona, Claire yang masih berusia empat tahun. Saat itu ia menempuh perjalanan dari tempatnya bekerja di Ghana menuju London dengan penerbangan British Airways.

Tiba-tiba ia pindah ke kelas utama, dan mendatangi para awak pesawat. Kelas pertama dibebaskan dari penumpang dan terdengar sebuah pengumuman bagi siapa saja yang memiliki pelatihan medis diminta maju ke depan.

Beruntung sekali karena pada saat itu ada Wym Bakker, seorang dokter Belanda yang kemudian membantu ibunya melahirkan di atas pesawat. Saat itu, Debbie juga merasa sangat ketakutan apabila ditinggal bersama bayi dan Claire, atau kemungkinan pesawat dipaksa mendarat di Afrika. Maka Debbie mencoba mati-matian agar tetap bertahan sampai pesawat tiba di Eropa.

Baca Juga  Kapitra Ampera: Kapolri Tidak Bisa Tarik Firli Bahuri dari KPK

Shaona menganggap peristiwa kelahirannya sebagai hal yang cukup langka dan menarik untuk diteliti. Hingga kemudian, ia memutuskan untuk menjadikan hal itu sebagai bahan penelitian ketika akan menyelesaikan gelar masternya. Ia pun memutuskan untuk meneliti hal tersebut selama enam bulan, untuk dapat menemukan kasus-kasus serupa.

“Itu benar-benar menarik membaca cerita-cerita dan berbicara kepada orang lain yang dilahirkan di pesawat,” ungkap Shaona.

Kebanyakan maskapai penerbangan tidak menyimpan catatan kelahiran di pesawat. Sehingga sangat sulit mengumpulkan data statistik mengenai kejadian ini. Tapi para operator penerbangan memiliki aturan untuk penumpang yang sedang hamil.

Meskipun bervariasi, tapi mayoritas hanya memperbolehkan penerbangan untuk batas kehamilan di usia 28-36 minggu. Sebuah surat keterangan izin penerbangan akan dikeluarkan dari dokter atau bidan yang memeriksa kandungan ibu hamil tersebut. Namun demikian, hal ini masih saja terjadi di luar kendali.

Salah satu masalah yang timbul dalam kasus bayi yang lahir di udara adalah kewarganegaraan. Undang-undang kewarganegaraan berbeda tergantung pada negara. Sebagai contoh, di Inggris, kewarganegaraan tidak secara otomatis diberikan kepada orang-orang yang dilahirkan di Britania.

Baca Juga  Begini Perjuangan 5 Pemuda Miskin Dapat Beasiswa Sekolah Pilot

Di Amerika Serikat, bahkan seorang anak yang lahir di perairan negara atau wilayah udara adalah warga dengan kelahiran sesuai dengan prinsip ‘jus soli’. Anak tersebut akan mendapat kewarganegaraan sesuai dengan wilayah di mana ia dilahirkan.

Bahkan sebagian isu menyebutkan ia akan mendapat penerbangan gratis seumur hidup. Ternyata memang ada sebagian pesawat yang diketahui telah memberlakukan peraturan ini.

Pesawat yang memberikan tumpangan gratis pada orang-orang yang lahir di pesawat antara lain maskapai Thai Airways, Asia Pacific Airlines, AirAsia dan Polar Airlines. Sedangkan untuk Virgin Atlantic hanya memberikan satu penerbangan gratis bayi sampai yang bersangkutan berusia 21.

Sementara itu, Shaona telah menerima dua kali penerbangan gratis saat ke Australia, yaitu pada ulang tahun ke-18, saat mengunjungi neneknya. Tapi ia juga berpendapat bahwa seharusnya sang ibu lebih berhak menikmati tumpangan gratis karena telah melewati bahaya dan meregang nyawa.(kn/pante)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Secarik Dokumen Pesawat Jakarta-Sydney Jadi Bukti Teror Australia

Arsip

Baim Wong Ketahuan Punya Pacar Baru

Arsip

Inilah Penyebab Google Maps Hapus Peta Palestina
29 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Dugaan Suap DPRD Sumut-kompasnasional

Arsip

29 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Dugaan Suap DPRD Sumut

Arsip

Pelantikan Rektor Trisakti Ricuh, Polisi Temukan 200 Bambu Runcing

Arsip

PT Golden Blossom Sumatra Diperintahkan Bayar Utang Rp46,109 Milyar

Arsip

Pria Kristen di Israel Bangunkan Kaum Muslim Untuk Sahur

Arsip

Aplikasi Besar Mulai Tinggalkan Windows Phone, Ada Apa?