Viewer: 808
0 0

Home / Korupsi

Minggu, 24 Mei 2020 - 19:35 WIB

PM Israel Benjamin Netanyahu Diadili Atas Tuduhan Korupsi

Viewer: 809
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional | Persidangan korupsi terhadap terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang telah lama ditunggu-tunggu akan digelat di Yerusalem. Netanyahu menjadi perdana menteri Israel pertama yang diadili saat masih menjabat.

Netanyahu diharuskan menghadiri sidang di Pengadilan Distrik Yerusalem pada hari Minggu waktu setempat seperti dikutip dari
Al Jazeera, Minggu (24/5/2020).

Persidangan ini berlangsung seminggu setelah ia dilantik sebagai kepala pemerintahan, mengakhiri lebih dari satu tahun kebuntuan politik. Ia menjadi perdana menteri terlama Israel dengan lima kali masa jabatan.

Netanyahu telah dituduh melakukan penipuan, pelanggaran kepercayaan dan menerima suap dalam serangkaian kasus. Ia dituduh menerima hadiah mahal, seperti karton sampanye dan cerutu, dari teman-temannya yang kaya dan menawarkan bantuan kepada para taipan media dengan imbalan liputan berita yang menguntungkan tentang dia dan keluarganya.

Baca Juga  Kepling Medan Johor Terjaring OTT, Polisi minta Segera Dicopot

Dalam kasus yang paling serius, ia dituduh mempromosikan undang-undang yang memberikan keuntungan ratusan juta dolar kepada pemilik perusahaan telekomunikasi besar sambil memegang pengaruh editorial di belakang layar atas situs web berita populer perusahaan itu.

Netanyahu, yang memimpin partai sayap kanan Likud, menyangkal semua tuduhan. Ia menyebut upaya penuntutan terhadapnya sebagai perburuan penyihir oleh kelompok sayap kiri yang dimaksudkan untuk menggulingkan pemimpin sayap kanan yang populer itu.

Sebagai perdana menteri, Netanyahu tidak memiliki kewajiban hukum untuk mengundurkan diri dan dia mengatakan pertempuran di pengadilan tidak akan memengaruhi kemampuannya untuk melakukan pekerjaannya.

Baca Juga  Selain HTI, Penganut Paham PKI Juga Bisa Dipenjara Seumur Hidup

Panel tiga hakim, yang akan mendengarkan kasus perdana menteri, pada hari Rabu menolak permintaannya untuk tidak menghadiri dari sesi pembukaan.

Dalam meminta untuk dimaafkan, Netanyahu menyebut acara itu formalitas dan berpendapat bahwa pengawalan akan membuang-buang dana publik serta membuatnya sulit untuk mematuhi aturan jarak fisik (social distancing).

Beberapa kritikus mengatakan Netanyahu berusaha menghindari pandangan seorang perdana menteri yang duduk di kursi pesakitan. Menolak permintaannya, pengadilan mengatakan bahwa keadilan ditegakkan. (SC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Tiga Tersangka Bank Sumut Diperiksa Hari Ini-kompasnasional

Arsip

Tiga Tersangka Bank Sumut Diperiksa Hari Ini

Berita

DAK Pendidikan 2019 Diduga di Mark Up dan Tidak Sesuai Juknis, LSM ICW-RI Bakal Bawa ke Kejati
Pemeriksaan Ahok dan Harapan Lulung-KompasNasional

Arsip

Pemeriksaan Ahok dan Harapan Lulung

Korupsi

KPK Dakwa Bupati Solok Selatan Terima Suap Proyek Masjid

Arsip

Dituding Jadikan 36 Orang Tersangka Tanpa Bukti Cukup, Ini Kata KPK
KPK Periksa Wagirin Arman dan Guru Besar Unimed-kompasnasional

Arsip

KPK Periksa Wagirin Arman dan Guru Besar Unimed

Korupsi

KPK Jebloskan Bekas Panitera PN Jakarta Timur ke Lapas Cipinang

Korupsi

Pimpinan KPK Kecewa Polri & Kejagung Tak Kirim Salinan Berkas Djoko Tjandra