Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Selasa, 6 Desember 2016 - 14:41 WIB

Tim AMIRA Temukan Banyak Pemilih Ganda

Viewer: 619
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 16 Detik

kompasnasional.com | TAPTENG
Tim Media dan Data Center Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Amin Pardomuan Napitupulu-Ramses Hutagalung (AMIRA), mendatangi Kantor KPUD Tapteng, Senin (5/12/2016) siang.

Kedatangan mereka ini guna meminta penyelenggara pemilu itu segera menunda penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada, Selasa (6/12/2016).

Ketua Tim, Andri C Malau mengungkapkan alasan penundaan penetapan DPT itu karena ditemukannya sampling (contoh) terhadap 20 warga pemilih ganda, serta pemilih meninggal dunia, di setiap kecamatan yang telah disesuaikan sebelumnya dengan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP).

Baca Juga  Sempat Diintai Kodim, Film Buatan Siswa Purbalingga Masuk AFI

“Kami bicara fakta loh, kita tim CIA (Center IT Amira) mendapatkan data DPS valid by name di beberapa kecamatan. Lalu kita lakukan sampling dengan mengambil 20 nama dan NIK ganda, untuk membuktikan petugas pemutahiran data pemilih yang melakukan coklit tidak bekerja optimal. Ini dibuktikan karena masih adanya data yang tidak valid, pemilih ganda antar lintas TPS dan sudah meninggal, serta eror in put data TPS-nya,” kata Andri.

“Kami sampaikan, kalau tim CIA memang sengaja kami fokuskan di sektor validasi data DPS ketimbang pencitraan di media sosial dan kita bentuk 4 orang tiap desa untuk coklit validasi lengkap dengan DPS by name,” lanjutnya.

Baca Juga  Semua Tim F1 menolak sistem kualifikasi baru

Sementara Komisioner KPUD Tapanuli Tengah, Timbul Panggabean tidak memungkiri adanya human eror atau kesalahan tim KPUD saat pemutakhiran data pemilih. Pihaknya akan segera menindaklanjuti temuan data pemilih yang disampaikan tim AMIRA itu dengan memperbaiki DPSHP Pilkada.

Usai mendatangi KPUD, tim AMIRA selanjutnya membuat gugatan ke Panwaslih Tapanuli Tengah terkait kinerja PPK atas DPSHP Pilkada Serentak 2017 tersebut (Demakson Tampubolon)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Kebohongan Pemerintah Soal Buruh China di Indonesia Terungkap, Ini Faktanya

Arsip

24 Oktober 2017, transaksi non-tunai di jalan tol capai 91 persen

Headline News

Dukung UMKM Lokal, Wanatiara Persada Sabet Penghargaan Dari Kementerian Investasi

Arsip

Seluruh Tenaga Honorer di Asahan Akan Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan

Arsip

NGERI! Kapolsek di Bone Sulsel Diparangi. Kepala dan Paha Luka Berlumuran Darah

Arsip

Parah! Oknum Polisi Polda Metro Jaya Terlibat Perampokan dan Penculikan
PNS Usia 50 Tahun Keatas Dipersilahkan Pensiun Dini -KompasNasional

Arsip

PNS Usia 50 Tahun Keatas Dipersilahkan Pensiun Dini

Nasional

2 Teroris Kelompok Ali Kalora Tewas Usai Baku Tembak dengan Prajurit TNI