Home / Nasional

Minggu, 11 Juli 2021 - 20:23 WIB

2 Teroris Kelompok Ali Kalora Tewas Usai Baku Tembak dengan Prajurit TNI

Viewer: 370
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 47 Detik

Kompasnasional l Sebanyak dua teroris MIT (Mujahidin Indonesia Timur) atau jaringan Ali Kalora tewas setelah baku tembak dengan Prajurit TNI Koopsgabssus Tricakti. Peristiwa baku tembak antara Prajurit TNI dengan kelompok teroris MIT terjadi di Pegunungan Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo, Sulteng, Minggu (11/7/2021).

Panglima Komando Operasi Gabungan Khusus (Koopsgabssus) Tricakti Mayjen Richard TH Tampubolon membenarkan Informasi tersebut. Richard Tampubolon membeberkan, peristiwa baku tembak terjadi setelah tim Tricakti yang dipimpin Lettu Inf David Manurung berhasil menyusup ke lokasi persembunyian dan camp teroris Poso.

Ia melanjutkan, ada lima anggota TNI yang berhasil menyusup ke persembunyian teroris Poso dengan melewati medan sulit serta hutan lebat. Tim Tricakti berhasil mengendus bekas-bekas jejak yang ditinggalkan kelompok MIT sampai pada titik aman untuk melakukan penyergapan.

Baca Juga  KNKT: Kerusakan Air Speed Lion Air Sejak 3 Penerbangan Sebelumnya

“Tim Tricakti berhasil mendekati camp kelompok teroris MIT secara senyap dan penuh kerahasiaan, bahkan seluruh anggota Tim harus merayap ke sasaran sejauh 500 meter sejak pukul 22.00 Wita tadi malam sampai dengan penyergapan pukul 03.00 Wita,” ujar Richard Tampubolon melalui keterangan resminya, Minggu (11/7/2021).

Selanjutnya, Panglima Koopsgabssus Tricakti menggambarkan, sekira jarak 5 meter dari posisi pengintaian Tricakti, terlihat camp teroris MIT agak samar karena kondisi cuaca gelap yang disertai hujan. Lima teroris MIT Poso saat itu dalam posisi sedang istirahat.

Setelah diyakini benar lokasi tersebut tempat persembunyian teroris jaringan Ali Kalora, Dantim Tricakti 2 Lettu Inf David Manurung langsung memberikan perintah untuk membuka tembakan guna melumpuhkan kelompok MIT tersebut.

Dalam peristiwa penyergapan pagi ini ada sekitar lima orang kelompok teroris MIT sedang beristirahat, dengan tewasnya dua orang tersebut (Rukli dan Ahmad Panjang) di duga ada juga yang melarikan diri,” ujarnya.

Baca Juga  Dokter Sebut Asep Pelaku Pembunuh Prawoto Idap Gangguan Jiwa

Richard meyakini bahwa ada yang terluka dari tiga orang yang melarikan diri di tengah kegelapan di hutan lebat tersebut. Hal ini diyakini dari bekas ceceran darah yang pagi ini terlihat di sekitar TKP. Hingga saat ini, tim masih terus melakukan upaya pengejaran terhadap anggota teroris lainnya.

“Saat ini juga sedang menunggu evakuasi udara oleh Pilot Tempur Helly Caracal TNI AU, namun hingga saat ini evakuasi masih terhalang cuaca yang berkabut (close) di lapangan serta medan dengan vegetasi lebat dan tertutup sehingga menyulitkan proses evakuasi,” tuturnya. (OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Ahok Bantah Kabar bahwa Ia Akan Deklarasi Cagub Lewat Jalur Partai Saat Lebaran

Arsip

Harga Emas Antam Turun Rp 4.000 Jadi Rp 568.000 per Gram

Berita

John Nainggolan Tidak Tahu Sahamnya Beralih ke Sandiaga Uno

Berita

Dana Otsus Papua akan Diaudit BPK, KPK: Sudah Lama Dikeluhkan

Berita

Bandara Soekarno-Hatta dipasangi 1.900 kamera pengawas

Arsip

Stabilkan Harga, Satu Ton Cabai Rawit Murah Dipasok

Nasional

PPATK Serahkan Hasil Analisis 92 Rekening FPI ke Polri

Daerah

Kacau, Alat Rapid Test China Bikin Orang Negatif Jadi Positif Corona