Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Jumat, 7 Oktober 2016 - 15:44 WIB

Sempat Diintai Kodim, Film Buatan Siswa Purbalingga Masuk AFI

Viewer: 604
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 7 Detik

Film pelajar Purbalingga yang mengangkat peristiwa 1965 berhasil masuk dalam nominasi Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016 yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Perfilman, Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Badan Perfilman Indonesia.

Film berjudul ‘Kami Hanya Menjalankan Perintah, Jenderal!’ karya pelajar SMA Rembang, Ilman Nafai masuk dalam nominasi Apresiasi Film Dokumenter Pelajar/Mahasiswa (AFI) 2016. Film berdurasi 12 menit ini bakal bersaing dengan empat film lain karya pelajar dan mahasiswa untuk menjadi yang terbaik dalam nominasi tersebut.

Ilman mengapresiasi masuknya nominasi film dokumenter yang mengangkat kisah bekas anggota pasukan Cakrabirawa yang mengawal Presiden Soekarno.

“Ini adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi saya. Dengan masuknya film ini dalam nominasi di AFI 2016, diharapkan bisa mengajak teman-teman pelajar lainnya agar tidak takut untuk berkarya dan membongkar sejarah,” katanya saat dihubungi, Jumat (7/10).

Ilman mengemukakan dalam proses pembuatan film dalam komunitas Gerilya Pak Dirman Film, sempat mendapat sejumlah hambatan selama masa pembuatan bahkan hingga pemutaran film. Diakuinya, film yang diproduksi dengan modal sendiri tersebut mengalami beberapa kesulitan untuk membuka sejarah yang selama ini tabu diungkap dalam masyarakat Indonesia.

Baca Juga  Jadi Korban Tabrak Lari Diduga Bobotoh, Bocah 5 Tahun Diamputasi

“(Pada awalnya) banyak narasumber yang kurang terbuka untuk menceritakan sejarah yang dialaminya. Bahkan, sempat membuat keluarga panik gegara tahu kalau aku diintai sama Kodim,” ujarnya.

Bahkan, tak sampai disitu, pemutaran perdana yang dilakukan saat Festival Film Purbalingga (FFP) 2016 beberapa waktu silam nyaris dihentikan. Bahkan sehari setelahnya, jelas Ilman, film fiksi dengan tema yang sama, berjudul ‘Ijinkan Saya Menikahinya’ garapan Raeza Raenaldy Sutrimo yang juga masuk dalam nominasi film pendek pelajar dalam ajang AFI 2016, sepi penonton.

“Sempat (diputar) pas di Pendapa Wakil Bupati (Purbalingga), tapi itu film yang fiksinya (Ijinkan Saya Menikahinya). Namun, acaranya sangat sepi karena ketua RT setempat mendapat pesan dari pihak Kodim, bahwa akan ada pemutaran film PKI,” ucapnya.

Baca Juga  Siswi SMP Diperkosa Saat Haid

Beredarnya pesan tersebut, membuat Ilman dan Raeza, tidak lantas jera. Film tersebut pun akhirnya ditayangkan beberapa program film pendek di kota-kota lain. Selain film tersebut, satu film fiksi karya pelajar Banyumas, berjudul ‘Kenthongan’ yang digarap Wely Alfian akan bersaing dalam nominasi film pendek pelajar. Tak hanya itu, satu komunitas dari Eks-Karesidenan Banyumas juga masuk dalam nominasi apresiasi komunitas dalam ajang AFI 2016, yakni Komunitas Godong Gedang Banjarnegara.

Pegiat Jaringan Kerja Film Banyumas (JKFB), Bowo Leksono mengemukakan apresiasi tersebut diharapkan bisa menjadi motivasi bagi pelajar dan komunitas di Eks-Karesidenan Banyumas untuk menyuarakan suara masyarakat yang selama ini tidak tersampaikan secara luas.

“Sudah saatnya, semua suara yang belum tersampaikan bisa disuarakan dalam media film. Ini juga membuktikan karya selalu bisa dihadirkan dalam berbagai tema yang dekat dengan keseharian sosial masyarakat,” ucapnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Perusahaan Pialang Berjangka Diduga Tipu Nasabah

Berita

Kamis Siang, Kedutaan Besar Argentina Temui Kapolri Terkait Penangkapan Buronan Argentina

Arsip

Wacana Harga Rokok Naik Jadi Rp 50.000 per Bungkus Menguat

Berita

Sidang PK Ahok Digelar Secara Terbuka

Berita

Kisruh Dualisme di Tubuh Pertina Medan, Puluhan Massa Unjuk Rasa di KONI Medan

Berita

Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Ruas Depok-Antasari

Berita

Kado Sederhana JK untuk Jokowi, Bunga Anggrek Bulan dari Kebun Mufidah

Arsip

PT Golden Blossom Sumatra Diperintahkan Bayar Utang Rp46,109 Milyar