Viewer: 769
0 0

Home / Korupsi

Jumat, 3 Juli 2020 - 22:17 WIB

PPP Kaget Kadernya Terkena OTT KPK

Viewer: 770
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 0 Detik

Kompasnasional | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan Ketua DPRD Kutai Timur yang juga Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Encek Unguria Riarinda Firgasih, Kamis (2/7). Wakil Sekjen PPP, Achmad Baidowi mengaku kaget usai mendengar kabar tersebut.

“Kami kaget dengan informasi tersebut, dan sejauh ini belum ada komunikasi dengan beliau maupun keluarga terkait informasi terkini,” kata Baidowi Jumat (3/7).

Sekretaris Fraksi PPP itu mengatakan, PPP mengedepankan azas praduga tak bersalah dalam menyikapi kabar tersebut. PPP memilih menunggu informasi resmi dari KPK sebelum mengambil tindakan tegas kepada yang bersangkutan.

Baca Juga  BNN Periksa Jejak Rekening Bank AKP Ichwan

“Kami tunggu info resmi dari KPK. Selanjutnya, nanti PPP akan mengambil tindakan secara organisasi,” ujarnya.

Sekjen PPP, Arsul Sani masih menunggu keterangan resmi dari KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menimpa kadernya tersebut. “Setelah ada pengumuman statusnya dari KPK, baru kami sikapi,” tegas Arsul.

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan, pihaknya menangkap tangan Bupati Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, Ismunandar, bersama sang istrinya yang merupakan Ketua DPRD Kutai Timur Encek Unguria Riarinda Firgasih di Jakarta. Mereka ditangkap besama dengan seorang kepala Bappeda.

Baca Juga  Dituding Jadikan 36 Orang Tersangka Tanpa Bukti Cukup, Ini Kata KPK

“Semalam (Kamis) kita amankan sang bupati beserta istrinya dan seorang kepala Bappeda dari sebuah hotel di Jakarta,” ujar Nawawi dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (3/7). (RP/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Amien: Akan Saya Laporkan 2 Tokoh Besar Terlibat Korupsi ke KPK

Arsip

Undang Rapat, DPR Tunggu Pimpinan KPK dalam 24 Jam

Berita

Empat Pejabat BPN Terjaring OTT ,Kejari Sita Rp32,4 juta

Korupsi

Kejakgung Periksa 210 Saksi Selidiki Korupsi Dana Hibah KONI
29 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Dugaan Suap DPRD Sumut-kompasnasional

Arsip

29 Saksi Diperiksa Dalam Kasus Dugaan Suap DPRD Sumut
Sanusi Gunakan Uang Suap untuk Bangun "Sanusi Center"-kompasnasiona

Arsip

Sanusi Gunakan Uang Suap untuk Bangun “Sanusi Center”

Daerah

Ketua LMA Silaturahmi ke Kapolda Metro Jaya meminta di Mediasi KPK dan Sekda Papua

Korupsi

Penyidik KPK Taksir Kerugian Korupsi Bansos di Jabodetabek Rp2 Triliun