Home / Berita / Korupsi / Nasional / Reviews

Senin, 12 Maret 2018 - 11:46 WIB

Saat dirawat di RS Medika Permata Hijau Ternyata Setya Novanto Dipasangi Infus Anak-anak

Setya Novanto terbaring di RS Medika Permata Hijau setelah kecelakaan (Foto: Repro Kompas TV)

Setya Novanto terbaring di RS Medika Permata Hijau setelah kecelakaan (Foto: Repro Kompas TV)

Viewer: 1247
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 10 Detik

KompasNasional.com,Jakarta – Setya Novanto mengaku tidak tahu bila dipasangi infus anak-anak ketika dirawat di RS Medika Permata Hijau pada 16 November 2017. Novanto mengaku mengetahui infus itu telah dipasang padanya setelah sadar dari pingsan.

“Saya bangun sudah ada infusnya,” ucap Novanto sebelum menjalani sidang perkara korupsi proyek e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018).
Tentang infus anak tersebut diungkap jaksa KPK dalam surat dakwaan terhadap dr Bimensh Sutarjo. Namun, Novanto mengelak bila infus yang dipasang padanya adalah infus yang menggunakan jarum kecil ukuran 24, yang biasa dipakai anak-anak.

Baca Juga  Final Turnamen Sepak Bola Batu Buil Cup 2022 Jojo X Fortuna Menjadi Sang Juara di Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi

“Masak pakai infus anak-anak,” ujar Novanto.

“Saya tuh paling susah untuk diinfus. Kalau sudah bisa diinfus karena pembuluh kecil, saya sadar sudah ada infus. Infus terus kalau nggak obat tidak bisa masuk,” imbuh Novanto.

Bimanesh merupakan dokter yang menangani Novanto ketika dirawat di RS Medika Permata Hijau. Dia dijerat KPK bersama-sama dengan Fredrich Yunadi (mantan pengacara Novanto) dengan sangkaan merintangi penyidikan terhadap Novanto.

Baca Juga  Polda Kalbar Akan Tindak Tegas Bagi Masyarakat Yang Melanggar Protokol Kesehatan

Surat dakwaan Bimanesh dibacakan pada Kamis (8/3) kemarin. Dalam surat dakwaan itu, jaksa KPK mengungkapkan Bimanesh memerintahkan seorang perawat untuk pura-pura memasang infus ke Novanto.

“Terdakwa juga memerintahkan Indri Astuti (perawat) agar Setya Novanto pura-pura dipasang infus, yakni sekedar hanya ditempel saja. Namun Indri tetap melakukan pemasangan infus menggunakan jarum kecil ukuran 24 yang biasa dipakai untuk anak-anak,” ujar jaksa dalam surat dakwaan tersebut.(Detik/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

H Iswandy Arisandy Komandoi PBFI Kota Sidempuan Periode 2021-2025

Berita

Gubernur Kalbar Harus Àda Kepedulian Para Dewan Guru

Berita

Kapolres Samosir Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan 

Berita

Gugatan Pembubaran Ditolak PTUN, HTI Ajukan Banding

Asahan

Tiga Hari Hilang Di Sungai Silau, Pariawan Ditemukan Tersangkut Kayu Kondisi Sudah Meninggal

Berita

Meminta Hujan Turun dari Langit, Salah Satu Kearifan Lokal Suku Batak

Berita

Siantar Berduka, Butet Siantar Dikabarkan Meninggal Dunia

Arsip

Harga Minyak Longsor, Utang Raksasa Migas Cetak Rekor