Home / Korupsi

Selasa, 6 Juli 2021 - 18:27 WIB

Penyidik KPK Taksir Kerugian Korupsi Bansos di Jabodetabek Rp2 Triliun

Viewer: 883
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Kompasnasional l KASATGAS Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Andre Dedy Nainggolan menyebut kasus bansos Jabodetabek jauh lebih masif dan belum semuanya terungkap. Dia menyebut nilai bansos yang diterima masyarakat jauh dari jumlah yang dianggarkan.

Dia memerkirakan kerugian negara dalam kasus itu sedikitnya mencapai Rp2 triliun.”Saya melihat satu perusahaan setidaknya dari invoice yang kami temukan nilai bansosnya mungkin Rp180 ribuan sebenarnya yang dia keluarkan untuk satu paket.

Saya menduga nilainya mungkin lebih rendah Rp150 ribuan,” kata Andre dalam diskusi daring yang digelar Indonesia Corruption Watch (ICW), Selasa (6/7).

Dalam penyidikan kasus itu, Andre menemukan dugaan pengadaan barang bansos yang dilakukan perusahaan nilainya jauh di bawah. Total ada 109 perusahaan yang mendapat kontrak dan ditengarai hanya mengambil untung lantaran melakukan subkontrak ke perusahan-perusahaan lain.Ia menuturkan nilai per paket bansos yang dianggarkan sebesar Rp300 ribu. Dari jumlah itu dibagi Rp270 ribu untuk barang sembakonya, kemudian Rp15 ribu untuk distribusi, dan Rp15 ribu untuk pengemasan atau goodybag.Baca juga: Ditanya Soal Bansos, Wagub DKI: Tunggu Petunjuk Pemerintah Pusat

Baca Juga  istri Setya Novanto diperiksa KPK

Adapun total anggaran bansos Jabodetabek 2020 itu sebesar Rp6,8 triliun yang penyalurannya dibagi dua gelombang besar April-Juni dan Juli-Desember. Totalnya ada 12 tahap penyaluran dengan masing-masing tahap diberikan kepada 1,9 juta keluarga penerima manfaat.

“Kalau nilai awalnya Rp270 ribu, setidaknya Rp90 ribu per paket sudah hilang nilainya. Kalau dikalikan seluruhnya itu bisa mencapai Rp2 triliun,” ucapnya.

Baca Juga  Dugaan Korupsi Reklamasi, Kadishub DKI Diperiksa soal Amdal

Andre menyebut nilai dugaan korupsi yang didakwakan kepada eks Mensos Juliari Batubara Rp32 miliar hanya bagian kecil dari yang sejauh ini berhasil diungkap. Menurutnya, masih banyak yang perlu diusut. Termasuk dugaan keterlibatan di legislatif yang mengemuka di persidangan.

Itu gambaran betapa masifnya korupsi bansos dan betapa kecilnya yang berhasil kami ungkap saat ini. Sebenarnya saya bisa katakan saya berhutang untuk mengungkap kasus ini semua tapi memang kondisi tidak menguntungkan,” ucap Andre yang kini berstatus nonaktif lantaran tak lolos tes wawasan kebangsaan (MI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

3 Mantan Pejabat Bank Mandiri Jadi Tersangka Kasus Korupsi Pemberian Kredit

Berita

KPK Minta Wali Kota Blitar dan Bupati Tulungagung Menyerahkan Diri

Berita

Kejatisu Bentuk Tim jaksa perkara korupsi alkes Tarutung

Korupsi

Irjen Napoleon Bonaparte ‘Seret’ Nama Kabareskrim dan Azis Syamsuddin di Persidangan

Berita

Dua Jenderal Thailand Terseret Skandal Jam Tangah Mewah Rolex

Berita

Setahun, OK Arya Disuap Duit Rp8 M
4 Anggota DPR Diduga Terseret Suap Proyek Program Aspirasi-KompasNasional

Arsip

4 Anggota DPR Diduga Terseret Suap Proyek Program Aspirasi
Terdakwa Menangis, Usai Pembacaan Dakwaan Kasus Korupsi Rp6 Miliar Uang Kuliah USU-kompasnaisonal

Arsip

Terdakwa Menangis, Usai Pembacaan Dakwaan Kasus Korupsi Rp6 Miliar Uang Kuliah USU