Home / Arsip / Arsip 2016 / Korupsi

Rabu, 27 April 2016 - 14:36 WIB

Usut Korupsi di PD Pasar Horas, Pedagang Demo di Kejari Siantar

Viewer: 619
0 0
Terakhir Dibaca:57 Detik

KompasNasional.com

SIANTAR – Setelah menutup kiosnya masing-masing, ribuan pedagang Pasar Horas dan pedagang Pasar Dwikora melakukan aksi unjuk rasa atas kenaikan tarif retribusi pasar trasdisional di Kantor Kejaksaan Pematangsiantar, Rabu (27/4/2016).

Dalam aksi unjuk rasanya para pedagang menyampaikan bahwa pengelolaan pasar-pasar tradisional oleh PD Pasar Horas Jaya sarat dengan korupsi sehingga pedagang meminta kejaksaan melakukan pengusutan atas dugaan korupsi tersebut.

Ribuan pedagang yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Pasar Tradisional Kota Siantar ini menyesaki seluruh pelataran parkir Kejaksaaan Siantar.

Baca Juga  Keasyikan Nonton Film India, Istri Tewas Disekop Suami

Bahkan beberapa pedagag tumpah ruah ke jalan raya karena palataran parkir tidak sanggup menampung seluruh pedagang. Para pedagang ini juga turut membawa replika keranda mayat ke Kantor Kejaksaan.

Saat menyampaikan orasinya Agus Butar Butar, Koordinator Para Pedagang menyampaikan bahwa mereka meminta kejaksaan mengusut adanya kutipan dari pengelolaan kamar mandi, penjualan lapak kepada pedagang kaki lima, pengelolaan parkir, dan juga penjualan lapak yang dialih fungsikan dari ruang terbuka hijau pasar horas.

“Pak Kejari, kami punya data ini. Tolong di usut pak. Perintahkan penyidik bapak datang ke Pasar Horas memantaunya. Banyak di pasar itu tindakan korupsi. Kutipan-kutiapan di pasar itu tidak ada itu masuk PAD,” ujar Agus saat berorasi.(kn/tbn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Tak Hanya Indonesia, Pekerja China Lebih Banyak Mengalir Kemana-mana

Arsip

Pemalsu BPJS Kesehatan Di Bandung Diduga Sindikat

Berita

Pasca Penggeledahan Rumah Dinas Zola,Pemerintahan Berjalan Normal

Arsip

Transmigran Teladan Sukses Menerobos Keterbatasan

Arsip

Distribusi Tertutup LGP 3 Kg Tekan Subsidi 15 Persen
Hina BPK, Ahok bisa Dijerat Pasal Penghinaan Lembaga Negara-KompasNasional

Arsip

Hina BPK, Ahok bisa Dijerat Pasal Penghinaan Lembaga Negara

Arsip

Garuda Indonesia Travel Fair 2016 Catatkan Total Transaksi Rp 447 M

Arsip

Kapolda Sumut Sidak Ruang Ditresnarkoba, Ini Yang Dilakukan