Home / Arsip / Arsip 2016 / Korupsi / Nasional / Reviews

Jumat, 9 September 2016 - 13:57 WIB

Koruptor Berfoya-foya Beli Kendaraan Mewah Dari Duit Rakyat

Viewer: 533
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 48 Detik

Beberapa pejabat sering bergaya hidup mewah. Pelesiran ke luar negeri, barang bermerek kelas atas atau koleksi kendaraan mewah.

Namun tak disangka uang untuk memenuhi kemewahannya itu berasal dari ‘memakan’ uang rakyat. Tentu saja hal tersebut membuat rakyat geram dan marah. Bagaimana bangsa mau maju jika pejabat bermental korupsi?

Beberapa koruptor menghamburkan duit hasil korupsi dengan membeli kendaraan mewah yang harganya bisa ratusan hingga miliar. Kebusukan mereka terbongkar setelah menjadi jeratan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pada 2014 silam, penyidik melakukan penggeledahan dan menyita sejumlah barang milik tersangka kasus suap pengurusan sengketa Pilkada Lebak di MK dan korupsi alat kesehatan Banten, Tubagus Chaeri Wardana . Penyidik sebelumnya menggeledah dua rumah Wawan di Jalan Denpasar, Kuningan, dan rumah anak buahnya di Kota Serang.

Baca Juga  Tahanan PNS Tewas, 3 Anggota Polres Subang Dicopot

“17 Kendaraan termasuk beberapa mobil mewah seperti; Lamborghini, Ferrari, Bentley, dan Rolls Royce,” kata Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bambang Widjojanto tahun 2014 lalu.

Selain itu, satu unit motor Harley Davidson juga disita penyidik. KPK juga sudah menyita mobil adalah sedan sport Nissan GT-R putih bernomor polisi B 888 GAW, Toyota Land Cruiser VX hitam bernomor polisi B 888 TCW, sedan Lexus LS hitam bernomor polisi B 888 ARD dari rumah di Jalan Denpasar IV Nomor 35, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Kemudian, pada Mei 2016, KPK menyita mobil Mazda CX 5 milik Bupati Subang, Ojang Sohandi (OJS). Mobil disita karena diduga dari hasil gratifikasi terkait kasus suap BPJS Kesehatan.

“Mazda CX5 sitaan baru KPK dugaan gratifikasi OJS,” kata pelaksana harian kabiro humas KPK, Yuyuk Andriati pada Mei lalu.

Baca Juga  Peran Besar Gus Dur dan Perayaan Imlek di Indonesia

Selain mobil itu, KPK juga enyita sejumlah kendaraan Ojang, di antaranya satu unit Toyota Vellfire, satu Toyota Camry, dua mobil merek Jeep, satu unit motor KTM 500 cc dan satu unit all terrain vehicle (ATV). Tak lama, dalam beberapa hari kemudian KPK menyita motor Harley Davidson milik Ojang karena diduga hasil gratifikasi.

Terbaru, KPK menyita satu unit motor Harley Davidson dan satu unit motor Ducati milik Bupati Banyuasin Yan Anton dari rumah dinasnya. Yan Anton ditangkap KPK usai menggelar pengajian untuk naik haji.

Yan Anton diduga terlibat kasus korupsi berupa penerimaan suap terkait proyek pengadaan di dinas pendidikan Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Duit haram itu juga dipakai Yan buat ongkos naik haji (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Seluruh Tenaga Honorer di Asahan Akan Diikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan

Berita

Setelah Kasus Korupsi, Eks Dirut PDPS Juga Tersangka di Kasus Pinjaman

Berita

Terlibat Narkoba Diusir dari Desa, Resmi Berlaku Mulai 1 Januari 2020

Nasional

Reshuffle Kabinet Akan Dilakukan Rabu, Hari Ini Jokowi-Ma’ruf Rapat Berdua

Nasional

Dampak Covid-19, Arus Kendaraan yang Meninggalkan Jakarta Turun 62 Persen
Ket:Foto//Dari Kiri kekanan baju kuning 1. Lion Dody, 2.Vice 3 Lion Kosidin, 3.Past President Golden Estate Darmawan Yusuf, 4. DANDIM Asahan Letkol Inf Sri Marantika Beruh, 5. Vice 2 Lion Agustina, 6.Vice 1 Lion Lili Tan, 7.Lion Hendra Gunawan, Dan Baris 2 Belakang sejumlah pejabat utama (PJU) Kodim dan Danramil se-Kabupaten Asahan(ist)

Asahan

Kodim 0208/Asahan Terima Bantuan APD Dari Lions Club Golden Estate Untuk di Serahkan ke Beberapa Puskesmas Terpencil

Berita

6 Kecamatan di Lebak Terdampak Paling Parah Akibat Gempa 6,4 SR

Berita

Indonesia memastikan gelar juara Badminton Asia Team Championships 2018