Home / Berita

Kamis, 18 Maret 2021 - 21:39 WIB

Di Demo Terkait Penetapan Biaya Beban Tetap Air Minum, Komisi II DPRD Pematangsiantar Memilih Kabur

Viewer: 516
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 40 Detik

Kompas Nasional l Siantar  | Aksi lanjutan unjuk rasa DPD LSM PMPRI Sumut menentang kebijakan yang di keluarkan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar terkait mengenai Penetapan Biaya beban tetap air minum, akhirnya menimbulkan kekecewaan dikalangan para pengunjuk rasa.

Elemen masyarakat yang tergabung dalam LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) Sumut menggelar aksi unjuk rasa kedua kalinya di depan kantor DPRD dan kantor Walikota Pematangsiantar. Kamis (18/03/2021) sekira pukul 11.00 Wib.

Dalam aksi unjuk rasa yang digelar di depan kantor DPRD kota Pematangiantar, tak tampak satu orang pun DPRD Siantar dari Komisi II yang berani menghadapi para pengunjuk rasa yang hanya ingin menuntut jawaban dari komisi II apakah mereka menerima atau menolak SK Walikota tersebut, hanya itu yang kami minta, ungkap orator demo Marsal Harahap.

Baca Juga  Jogging Bareng Hotman Paris, Sandiaga Dinasihati Jangan Jadi "Buaya Darat"

“Semua komisi II  kabur disaat kita minta pertanggungjawaban mereka, bahkan Feri Sinamo yang kemarin menghadapi massa pada aksi pertama juga tidak kelihatan, disini kita lihat “Persekongkolan Busuk” antara Komisi II DPRD Siantar dengan Walikota dan Perumda Tirtauli, wajar kita tuding mereka sudah menerima suap terkait kebijakan Perumda Tirtauli ini.

“Buktinya mereka tidak berani menghadapi kita sebagai rakyatnya”, Ungkap Marsal.

“Kita hanya menyerukan tuntutan bahwa kebijakan Walikota melalui Surat Keputusan Walikota Tentang Beban Tetap Air Minum, bahwa kebijakan tersebut dirasa sangat mencekik masyarakat ekonomi lemah dan menengah ditengah masih menghadapi Pandemi Covid 19.”

Baca Juga  Gubernur Kalbar Buka Rakor Peduli HAM se- Kalbar

Juga kita akan tetap suarakan terkait kebijakan Walikota ini, Minggu depan, Kamis dan Jumat (25-26/03/2021) kami akan datang lagi ke Komisi II. Hari ini kita beri hadiah “telur busuk” kepada Komisi II DPRD Siantar karena tidak berani menghadapi rakyatnya, besok kita akan beri hadiah yang lebih mewah lagi kepada Komisi II DPRD Siantar. “Tutup Marsal Harahap.

Amatan reporter dilapangan, para pendemo pun berangsur masuk ke ruangan komisi II DPRD Siantar, namun tidak ada satu orangpun wakil rakyat didalam ruangan tersebut, padahal masih disaat jam kerja. Dengan kecewa akhirnya para pengunjuk rasa melempari “telur busuk” ke gedung bangunan kantor DPRD Siantar. Setelah itu massa membubarkan diri dengan tertib.

Penulis : Toni Tambunan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Segera Mengemban Amanah DPR-RI, Ketua Umum PARTINA Haji Novri Aritonang Gelar Safari Sosial di Kampung Halaman

Berita

Walikota Sambut Baik Saran dan Pendapat DPRD Pada Rapat Pembahasan KUA-PPAS APBD TA 2021 Kota Pematangsiantar

Berita

Plh Bupati Tapsel Minta BPOM Medan Awasi Jajanan Anak Sekolah Dan Pasar Tradisional

Berita

Selain Binter, Babinsa Senaning Juga Cek Patok Perbatasan RI-Malaysia*

Berita

BPP HIPMI Kalbar Siap Bersinergi Dengan Pemprov Kalbar

Berita

Rindu Pengajian Akbar, Bupati Minta Jamaah BKMT Untuk Bersabar

Berita

Pemeriksaan Disetop, Panji Gumilang Kini Dititip di Rutan Bareskrim

Berita

Wali Kota : Jangan Ada Ruang Gerak Prostitusi Anak