Kompasnasional | Kenyamanan warga Kota Bukittingi, Sumatera Barat, mendadak terusik. Semua itu berawal dari arogansi puluhan pengendara motor gede dari Bandung, Jawa Barat, yang berbuat onar di Simpang Tarok, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang.
Pengendara moge dari Harley Davidson Owner Group (HOG) Siliwangi berbuat onar dengan melakukan tindakan melawan hukum, mereka mengeroyok dua prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara brutal.
Tindakan pengeroyokan itu terekam dalam video amatir yang menyebar luas di berbagai jaringan media sosial. Dalam rekaman video itu tampak jelas bagaimana dua anggota unit intelijen Komando Distrik Militer (Kodim) 0304/Agam, yaitu Serda Mustari dan Serda Muhammad Yusuf dihajar tanpa ampun.
Yang lebih sadisnya, dalam rekaman itu tampak prajurit TNI dengan buas dihajar dengan cara dihantam bagian wajahnya pakai kaki oleh salah satu pengendara moge. Tanpa kenal belas kasihan, pengendara moge melepaskan tendangan bertubi saat prajurit TNI tersebut dalam kondisi tak berdaya tersungkur di jalanan setelah dibanting.
Empat pengendara moge telah berstatus sebagai tersangka dan telah meringkuk di sel tahanan Markas Polres Kota Bukittinggi, termasuk sosok pengendara yang secara buas menendangi wajah prajurit TNI di jalanan.
Yang lebih mengejutkan, ternyata pengendara buas itu seorang remaja baru gede alias ABG, usianya baru 18 tahun. Pengendara bertubuh tambun dengan rambut botak itu teridentifikasi bernama Bambang Septian Ahmad.
(V/Red)








