Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Senin, 18 Juli 2016 - 13:09 WIB

Tiga Wisatawan Tewas Diterjang Ombak Saat Selfie

Viewer: 708
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 9 Detik

Kelumbayan – Kompasnasional.com

Dua wisatawan asal kota Tapis Berseri Bandar Lampung dan satu wisatawan asal Natar, Lampung Selatan tewas di Laguna Gayau. Diduga, ketiga korban tewas tersebut akibat terseret ombak. Wisata Laguna Gayau, Pekon Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Tanggamus, Lampung Kemarin (17/7).

Dirham pengelola wisata pantai Teluk Kiluan kepada Radar Tanggamus mengatakan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar Pukul 08.00 WIB.

Diduga, ketiga wisatawan tersebut tewas akibat terseret ombak dan membentur batu karang saat melakukan Wefie (memotret diri sendiri beserta sejumlah orang).

“Ketiga wisatawan yang tewas ini tiba di Laguna Gayau bersama lima rekan lainnya pada Pukul 08.00 WIB. Setelah itu mereka melakukan wefie menggunakan kamera ponsel.”

“Pada saat tengah asyik memotret untuk mengabadikan momen, kedelapan wisatawan ini terkena hantaman ombak. Tiga wisatawan yang tewas ini diduga karena menghantam karang sedangkan  lima rekan lainnya berhasil selamat,” katanya kepada Radar Lampung (pojoksumut.com Group), kemarin (17/7).

Ia mengungkapkan, setelah mengetahui kejadian itu, kelima korban yang didampingi dengan tour guide tersebut langsung melaporkan kejadian itu ke pihak pengelola.

Baca Juga  Hutan Mangrove Dicemari Sampah

Pihak pengelola yang dibantu dengan Tim Basarnas, Polsek Limau, Lanal, Pomat angkatan laut dan RAPI langsung melakukan ke TKP dan melakukan penyisiran.

“Kami baru berhasil menememukan satu jasad wanita yang diketahui bernama Indri Pitaloka (18) warga Teluk Betung, Bandar Lampung.”

“Sedangkan dua korban lainnya yakni Safikri Romli (18) warga Pahoman, Bandar Lampung dan Abiyu Hutama (18) warga Natar, Lampung Selatan, hingga Pukul 17.00 WIB, kemarin (17/7), belum berhasil ditemukan,” ungkapnya.

Ia menerangkan, untuk jenazah yang telah berhasil dievakuasi ke Dusun Bandung Jaya sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moloek (RSUAM) Bandar Lampung untuk dilakukan proses autopsi guna mengetahui penyebab kematian korban lebih jelas.

“Untuk lebih jelasnya mengenai hasil autopsi dan lainnya. Nanti bisa ditanyakan kepada pihak kepolisian, karena sudah menjadi wewenang kepolisian,” ucapnya.

Dirham juga menghimbau kepada para pengunjung teluk kiluan, terutama yang hendak melakukan trip ke wisata laguna gayau memperhatikan kondisi cuaca.

Baca Juga  Kapolres Nunukan: Jika Bertemu Bandar, Saya Perintahkan Tembak di Tempat

Saat ini memang cuaca sedang tidak bersahabat, seperti sering terjadinya badai yang disertai angin kencang. Dan selalu menggunakan jasa tour guide, serta selalu mendengarkan apa yang sudah diintruksikan.

“Ya,harus hati-hati saja, apalagi kan Laguna Gayau itu langsung berhadapan dengan laut lepas. Tahu sendirikan laut lepas itu gelombangnya sangat besar, cuaca bagus saja terjangan ombaknya sangat kencang, apalagi cuaca buruk saat ini,” imbuhnya.

Sekedar mengingatkan, korban terseret ombak di Laguna Gayau bukan kali pertama, medio Juni lalu, sepasang pengunjung ditemukan tewas di perairan Laguna Gayau, Pantai Kiluan, Pekon Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Tanggamus, pada Jumat (3/6) lalu.

Kedua pengunjung tersebut diduga tewas akibat digulung ombak pasang lantaran mengabaikan aturan pendampingan guide.(kn-ms)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

China Bangun Parabola Terbesar Sedunia Untuk Berkomunikasi Dengan Aliien

Arsip

Paskibraka Mampu Lewati Ujian Cuaca, Latihan Gabungan Selesai

Arsip

Dinkes Asahan Lakukan Penyemprotan IRS 7 Ribu Rumah

Arsip

Menteri Jonan: Target Negosiasi Kontrak Freeport Selesai Akhir Juli

Arsip

Cabuli Pacar, Mahasiswa di Aceh Terancam Dicambuk 90 Kali

Arsip

Oknum Wartawan Harian Langkat Ditangkap Saat Meliput Di PN Stabat

Arsip

Hari Terakhir Gani Sebelum Dibunuh Pengikut Dimas Kanjeng

Berita

Ditetapkan Jadi Tersangka,Ratna Sarumpaet Ditangkap di Bandara