Viewer: 957
0 0

Home / Kriminal

Jumat, 9 Oktober 2020 - 23:14 WIB

Apa itu Anarko? Kelompok yang Diduga Dalang Kerusuhan Demo UU Cipta Kerja

Viewer: 958
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 34 Detik

Kompasnasional | Polisi menyebut kerusuhan yang terjadi pada aksi demo penolakan pengesahan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja pada Kamis (8/10/2020) bukan dilakukan oleh buruh ataupun mahasiswa.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, kerusuhan diduga dilakukan oleh orang-orang yang tergabung dalam kelompok Anarko.

Mereka menyusup di antara para buruh dan mahasiswa untuk membuat kerusuhan saat aksi demo berlangsung.

Saat ini, lanjut Yusri, polisi sudah mengamankan 1.000 orang yang diduga terlibat dalam aksi kerusuhan yang sempat terjadi di Simpang Harmoni hingga kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat.

Lalu apa itu Anarko? Siapa kelompok anarko?

Akademisi lulusan Magister Filsafat UI, Agung Setiawan mengungkap bahwa anarko adalah salah satu jenis perjuangan dari anarkisme. Sementara itu, anarko tak selalu terkait dengan kekerasan.

Kata anarki sendiri berakar dari bahasa Yunani, yaitu anarcho, yang bisa diartikan tanpa penguasa atau pemimpin.

“Anarkisme bisa dipahami sebagai sebuah sikap berfikir dan bertindak (isme) yang menolak (a-) gagasan tentang otoritas sentral (narko) tanpa batas yang cenderung menindas demi kepatuhan warganya,” kata Agung saat dihubungi, Jumat (9/10/2020) malam.

Baca Juga  Indomaret Simpang Kantor Dirampok Uang Rp150 Juta Lenyap

Dalam catatan sejarah, anarkis pertama yang tercatat sejarah dalam tradisi intelektual dan gerakan politik adalah Pierre Joseph-Proudhon pada pertengahan abad ke-19.

Istilah anarkis bukan berarti baru muncul pada era tersebut.

Menurut Agung, istilah ini sudah menjadi semangat zaman pada era Selain itu geliat semangat yang sama bisa dilacak hingga para pemikir Inggris, Jerman, Rusia bahkan para pemikir dari Timur seperti Zhuang Zhou dan Laozi,” tambahnya.

Bahkan mengkritik otoritas tanpa batas dari pemerintah yang tergolong anarkisme sudah dilakukan dan menjadi gaya hidup para pemikir Yunani.

Agung menyebutkan, kemunculan partisipan anarkis biasanya tidak muncul dari kalangan yang kurang berpengalaman secara intelektual.

Kelompok Anarko memiliki peran dan tanggung jawab kritiknya yang sangat besar guna mengevaluasi tatanan otoritas.

Otoritas yang dimaksud adalah otoritas yang mulai cenderung oligarki dengan adanya kelompok kepentingan dominan yang menjadi kelas penguasa.

“Tidak hanya itu intimidasi kekuasaan melalui alat alat kekerasan yang dilakukan otoritas juga dikritik tajam oleh anarkisme,” ujarnya.

Menurut Agung, anarko bukan istilah terpisah dan selalu melekat pada objek dan memiliki taktik serta strategi perjuangannya.

Baca Juga  Pelaku Asusila Lewat Medsos Terhadap Anak Dibekuk

Ia memberikan contoh perjuangan anarkis tanpa kekerasan oleh Mahatma Gandhi, Leo Tolstoy (sastrawan rusia) dan Henry David Thoreau (sastrawan Amerika) disebut sebagai anarcho-pacifism.

“Perjuangan anarkis dalam sistem ekonomi dan pasar bebas disebut sebagai anarcho-capitalism (libertarian). Perjuangan anarkis melalui media seni identik dengan anarcho-situationism,” tambahnya.

Anarkisme memiliki banyak bentuk dan jenisnya. Yang paling awal dalam kemunculan nya adalah anarkisme individualis dan anarkisme kolektif. yaitu pada masa Revolusi Perancis.

Tapi yang baru serta akan selalu kita kenal hanya istilah anarko saja,” kata Agung.

Dari perkembangan sejarah, anarko merupakan tradisi para kaum intelektual. Agung menyebutkan, individu tak berpendidikan yang mengaku sebagai anarko.

“Nah sistem kelompok untuk anarko kan ga make sense sama perjuangannya apalagi kalau ada pimpinan karena akan muncul penyosokan yang dihindari dalam anarko,” ujar dia.

Ada juga anarko yang beberapa kali disebut polisi yaitu anarko sindikalisme. Para penganutnya disebut anarko sindikalis.

“Kalau memang benar anarko sindikalis ya harus dari buruh dan tujuannya menghidupkan nilai-nilai manusia dan demokratis terhadap hak haknya,” ujar Agung. (K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kriminal

5 Pemuda Keroyok Polisi, Senjata Api Direbut, Babak Belur

Berita

Sat Resnarkoba Polres Tapteng Amankan 12 Paket Sabu

Kriminal

Polri Limpahkan Berkas Kasus Ujaran Kebencian Petinggi dan Anggota KAMI ke Kejaksaan

Arsip

Serangan Bom Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, 59 Orang Tewas
Foto SP, Pria di Lampung yang memperkosa anaknya selama tiga tahun

Berita

3 Tahun Ayah di Lampung Perkosa Anaknya, Terbongkar gegara Foto
Foto ilustrasi

Berita

Kabur, Pelaku Pemukulan Pakai Stik Baseball di Surabaya Masih Dikejar

Berita

Pegawai Pemkab Sergai Laporkan Dugaan Korupsi Massal Oknum Pejabat ke KPK

Arsip

Pengacara Minta Pengakuan 2 Pelaku Pembunuh Polisi Bali Dikonfrontir