Home / Berita / Daerah / Korupsi / Kriminal / Medan / Reviews

Selasa, 2 Oktober 2018 - 12:03 WIB

Pegawai Pemkab Sergai Laporkan Dugaan Korupsi Massal Oknum Pejabat ke KPK

Instagram @hotmanparisofficial
Lewat kopi Johny, Hotman Paris mendapat laporan dari seorang pegawai PNS Pemkab Serdang Bedagai, Joko Suriadi yang mengaku bahwa adanya dugaan korupsi massal dana Bansos (bantuan sosial) di kabupaten tersebut

Instagram @hotmanparisofficial Lewat kopi Johny, Hotman Paris mendapat laporan dari seorang pegawai PNS Pemkab Serdang Bedagai, Joko Suriadi yang mengaku bahwa adanya dugaan korupsi massal dana Bansos (bantuan sosial) di kabupaten tersebut

Viewer: 788
0 0
Terakhir Dibaca:55 Detik

KompasNasional.com – Pengakuan menghebohkan pegawai Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Joko Supriadi tentang dugaan korupsi massal berbagai oknum pejabat dan anggota DPRD Sergai telah sampai ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Setelah resmi melaporkan kasus itu ke KPK, Joko kembali datang ke Joni Kopi, tempat tongkrongan sang pengacara nyentrik, Hotman Paris Hutapea di Jakarta.

Hal ini dikabarkan kembali oleh Hotman Paris via akun Instagramnya, Selasa (2/10/2018) pagi.

Baca Juga  Hadiri Pengajian Akbar, Bupati Dolly Ajak Warga Manfaatkan Lahan dan Pekarangan Untuk Ditanami Bawang Merah dan TOGA

“Joko Supriadi datang lagi ke Kopi Joni pagi ini, karena dia sudah sukarela datang ke HUmas KPK melaporkan dugaan korupsi berbagai okum pejabat dan oknum DPRD di Serdangbedagai,” ujar Hotman.

Namun, ada persoalan lain yang kini menjadi fokus Hotman. Yaitu, bagaimana Joko bisa merasa aman dan terlindungi usai membongkar praktik haram tersebut.

“Persoalannya sekarang, sampai hari ini belum ada dari aparat terkait atau lembaga terkait yang mendatangi dia (Joko) utuk perlindungan Saksi, karena dia takut pulang ke kampungnya, mohon perlindungan siapa yang mengurusin ini,” jelasnya.

Baca Juga  Destinasi Wisata Pesona Air Terjun Eksotis Pelangkah Desa Ella Hulu

Hotman juga menambahkan Joko sejatinya sudah melaporkan kasus ini ke berbagai aparat di daerah tidak direspon. “Tapi semuanya mental. Ditunggu ke Kopi Joni (lembaga) yang melindungi saksi,” pungkasnya.(PJKST/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Musnahkan 1.752 Layangan dan Perlengkapannya Karena sering Merenggut nyawa

Berita

Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/GTY Kembali Terima Senjata Api Rakitan jenis Lantak dengan Sukarela dari Warga Perbatasan

Berita

Kejari Dan Pemko Psp Sosialisasi Hal Pertimbangan Dan Bantuan Huki

Arsip

Dua Kepala Sekolah Kepergok ‘Berselingkuh’

Arsip

Tukang Ojek di Teluknaga Tangerang Ditemukan Tewas Penuh Luka

Berita

Peralihan Musim, BMKG Imbau Masyarakat waspadai Angin Besar

Berita

Pangdam XII/Tpr Ikuti Pencanangan Program TNI AD Manunggal Air oleh Kasad secara Virtual.

Berita

Bupati Purbalingga Kena OTT KPK