Viewer: 616
0 0

Home / Korupsi

Selasa, 8 September 2020 - 11:05 WIB

KPK dan Kemenkopolhukam Ikut Gelar Perkara Kasus Djoko Tjandra

Viewer: 617
0 0
Terakhir Dibaca:48 Detik

Kompasnasional | Kejaksaan Agung tengah melakukan gelar perkara kasus dugaan suap fatwa bebas Mahkamah Agung yang menyeret Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki Sirna Malasari pada Selasa, 8 September 2020, sekitar pukul 09.00 WIB.

Gelar perkara ini juga dihadiri oleh Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Reserse Kriminal Polri, dan Komisi Kejaksaan. Berdasarkan pantauan Tempo, seluruh perwakilan instansi telah datang.

Baca Juga  KPK Jebloskan Bekas Panitera PN Jakarta Timur ke Lapas Cipinang

Kasus ini diketahui telah dilimpahkan tahap satu oleh penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Namun, lantaran berkas belum dinyatakan lengkap atau P21, penyidik Kejaksaan Agung kemudian melaksanakan gelar perkara kedua bersama empat instansi lainnya.

Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka. Ia juga telah ditahan selama 20 hari pertama, terhitung sejak 12 Agustus 2020.

Baca Juga  KPK Jemput Paksa Ketua Fraksi Golkar Sumut di Rumahnya

Jaksa Pinangki disebut-sebut telah menerima suap sebesar US$ 500 ribu atau sekitar Rp 7,4 miliar yang terkait dengan sebuah fatwa di Mahkamah Agung (MA) untuk Djoko Tjandra yang sempat buronan selama 11 tahun.(T/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

4 Anggota DPR Diduga Terseret Suap Proyek Program Aspirasi-KompasNasional

Arsip

4 Anggota DPR Diduga Terseret Suap Proyek Program Aspirasi

Korupsi

Terdakwa Jiwasraya ke Jaksa: Bagaimana Saya Kendalikan 13 Manajer Investasi?

Berita

Setahun, OK Arya Disuap Duit Rp8 M

Berita

Kejatisu Bentuk Tim jaksa perkara korupsi alkes Tarutung

Arsip

Rapim DPR Bahas Penolakan Jokowi Bertemu Pansus Angket KPK

Korupsi

Modus Korupsi Tanah Pejabat Pemprov DKI Jakarta

Korupsi

Dua Jenderal TNI Eks KSAU Diperiksa KPK

Arsip

Usai KPK turun tangan, DPRD dan Pemkot Malang ketakutan