Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Hiburan / Nasional / Reviews

Rabu, 11 Oktober 2017 - 15:59 WIB

Nama Ustad Guntur Bumi Disebut dalam Sidang Gatot Brajamusti

Viewer: 902
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 14 Detik

kompasnasional.com – AKTOR Gatot Brajamusti harus kembali duduk di kursi pesakitan. Namun, kali ini bukan kasus narkotika melainkan dugaan kepemilikan satwa dilindungi dan senjata api illegal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/10/2017).

Gatot terlihat begitu tenang melewati persidangan beragendakan pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU). 

Dalam dakwaannya, JPU menyatakan, Gatot terbukti memiliki dua jenis satwa yang dilindungi di rumahnya kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

“Dua ekor satwa berupa satu ekor elang masih hidup dan harimau yang telah diawetkan,” kata jaksa Hadiman saat membacakan dakwaan.

Jaksa Hadiman mengungkap, terdakwa mendapatkan elang jenis brontok yang masih kecil pada 2010. Akhirnya, terdakwa memutuskan untuk memelihara elang tersebut.

”Terdakwa mengatakan bahwa elang itu masuk sendiri ke dalam rumahnya. Berdasarkan pengakuan terdakwa, elang itu dipelihara enam tahun tanpa izin dari pihak berwenang,” ujar jaksa Hadiman.

Sedangkan Harimau, Gatot mengaku mendapat barang tersebut dari Ustad Guntur Bumi yang memberikannya sebagai hadiah ulang tahun. ”Terdakwa mengaku harimau Sumatera yang sudah mati atau telah diawetkan diberikan oleh Ustad Guntur Bumi pada September 2011 sebagai hadiah ulang tahun,” kata jaksa Hadiman? saat membacakan dakwaan.

Baca Juga  Harga Emas Antam Naik Rp 1.000 Jadi Rp 601.000 Per Gram

Meski begitu, jaksa Hadiman menyatakan, Ustaz Guntur Bumi tidak mengakui memberikan harimau Sumatera yang telah diawetkan itu. Sebab, dia belum mengenal Gatot pada 2011.

“Ustaz Guntur Bumi tidak mengakuinya lantaran ?2011 masih menetap di Semarang,” ujar jaksa Hadiman.

Jaksa Hadiman mengatakan, Ustad Guntur Bumi baru mengenal Gatot pada 2013. Saat itu, dia diundang mantan Ketua Umum PARFI itu untuk datang ke rumahnya dalam acara silaturahmi bersama-sama undangan yang lain.

Menurut jaksa Hadiman, Ustad Guntur Bumi akan dihadirkan sebagai saksi di persidangan. “Semua yang ada dalam berkas perkara kami mintakan jadi saksi,” ucapnya.

Sementara itu kuasa hukum Gatot brajamusti, Rifai merasa keberatan dengan dakwaan tersebut. Bahkan, pihaknya akan menyampaikan keberatan dalam persidangan berikutnya, yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Oktober mendatang.

 

Salah satu penasihat hukum Gatot, Achmad Rifai mengatakan, kliennya keberatan dengan dakwaan karena merasa tidak memiliki satwa yang dilindungi dan senjata api.

Baca Juga  Layanan Penitipan LP Narkotika Banyuasin Sangat Baik, Cepat, Mudah, serta Gratis

“Karena Gatot mengatakan ‘Saya tidak mengerti’. (Saya tanya) ‘Kenapa tidak mengerti?’. (Dia menjawab) ‘Karena saya tidak mempunyai satwa liar ?dan tidak mempunyai senjata api tersebut,” kata Rifai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Rifai berharap, jangan sampai Gatot hanya menjadi korban imbas dugaan kepemilikan senjata api dan satwa yang dilindungi.
Hal itu bisa terjadi jika pihak Gatot bisa membuktikan dakwaan jaksa penuntut umum tidak benar di persidangan.

“Jangan sampai hukum itu dipakai untuk mencederai keadilan,” ujar Rifai.

Menurut Rifai, senjata api yang ditemukan di rumah Gatot hanya titipan. Karena itu, Gatot tidak tahu bahwa senjata tersebut ilegal.

Sebagaimana diketahui Polisi menelusuri soal kepemilikan senjata api ilegal setelah melakukan penangkapan terhadap Gatot terkait kepemilikan narkotika. Gatot ditangkap oleh anggota Polres Mataram bersama anggota Polda Nusa Tenggara Barat (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Kalbar Resmi Dikukuhkan

Berita

Polres Kubu Raya Terus Tingkatkan Patroli di SPBU wilayah Hukumnya 

Berita

Di Hadapan Dewan Pengawas, Firli Bahuri Diminta Mundur dari Jabatan Ketua KPK

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Berhasil Wujudkan Cita-cita Anak Perbatasan Menjadi Anggota TNI.

Berita

Foto di Penjara Viral, Jennifer Dunn Diberi Sanksi

Berita

Gubernur Sutarmidji Tekankan Para Sekda di Kalbar Harus Bekerja Profesional

Berita

Politikus PDIP Sebut Sejumlah Jenderal dan Perusahaan Korea Kuasai Lahan PTPN VIII

Berita

Peduli Pendidikan Anak-anak Perbatasan, Satgas Yonif 642 Bagikan Tas dan Alat Tulis*