Home / Daerah

Kamis, 7 Juli 2022 - 17:47 WIB

Yudisium dan Pelepasan 59 Mahasiswa Program Diploma 1 Industri Kabupaten Mempawah Angkatan 2021

Viewer: 259
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 4 Detik

Mempawah Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com- Bupati Mempawah, Erlina menghadiri Yudisium dan Pelepasan Mahasiswa Program Diploma 1 Industri Kabupaten Mempawah Angkatan Tahun 2021, Selasa (5/7/2022) di Mempawah Convention Center (MCC).

Atas nama Pemkab Mempawah Erlina mengucapkan selamat atas yudisium dan pelepasan yang dilaksanakan pada hari ini.

Wisuda ini merupakan refleksi dari keberhasilan penyelenggaraan pendidikan, dan hendaknya tidak hanya dipandang sebagai acara seremonial saja.

Namun, lebih dari itu harus disikapi secara arif dan bijak untuk melakukan koreksi terhadap proses manajerial penyelenggaraan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan penilaian hasil yang telah dicapai.

“Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan usaha bersama, dan tidak terlepas dari dukungan BPSDMI Kementerian Perindustrian R.I, Politeknik ATI Makasar dan SMK-SMTI Pontianak,” ucap Erlina.

Dengan adanya Pelabuhan Terminal Internasional Kijing dan Pabrik Smelter, di wilayah Kabupaten Mempawah, ungkap Erlina serta kawasan industri yang akan muncul nantinya, maka mendorong peran pendidikan Vokasi Industri guna mengantisipasi perubahan dan dampak yang terjadi di segala hal tersebut.

Baca Juga  "Di situ pak Situmorang dan bupati cerita sebelumnya yang ngerjakan proyek jembatan di batubara Johan namanya, tapi kerjanya nggak beres. Kebetulan pak Situmorang mengaku perusahaannya ahli dibidang konstruksi jembatan," sebut Ayen. Hingga akhirnya, OK Arya menyerahkan draft proyek Dinas PUPR Batubara kepada Ayen untuk diberikan kepada Maringan Situmorang. "Di Desember bupati ada kasih draft proyek untuk diserahkan ke Situmorang. Disitu ada ditandai tulisan 'situ'. Karena saat itu saya mau olahraga, saya foto saja, kalau nggak salah dua atau tiga lembar. Setelah itu saya print lalu dikasih ke Situmorang. Saya tak terlalu perhatikan proyek-proyek apa saja," jelasnya. Disinggung, mengapa mau menjadi tempat penitipan uang dari rekanan Pemkab Batubara untuk diserahkan kepada OK Arya, Ayen mengaku khilaf. "Saya khilaf. Semua demi menjaga hubungan bisnis karena keduanya sering beli mobil sama saya. Apalagi sebelumnya mereka ada nitip uang Rp 1 miliar, tapi nggak ada masalah. Tapi yang terakhir ini saya justru jadi terlibat," sebutnya. KPK menangkap dua orang kontraktor, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar beserta Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain, Kepala Dinas PUPR Helman Herdadi dan pemilik Ada Jadi Mobil, Sujendi Tarsono alias Ayen pada 13 September 2017 dari sejumlah lokasi berbeda di Medan dan Batubara. Penangkapan kelimanya dilakukan terkait kasus penyuapan senilai Rp 4,1 miliar. Total uang suap tersebut diberikan Maringan dan Syaiful, diduga sebagai persenan untuk OK Arya setelah mendapatkan sejumlah proyek yang dananya tertampung pada APBD Batubara Tahun Anggaran (TA) 2017.(*)

“Pemkab Mempawah yakin, bahwa dengan adanya Pelabuhan dan Pabrik Smelter tersebut merupakan langkah awal untuk maju, serta menciptakan kesejahteraan yang merata baik di Kabupaten Mempawah khususnya, maupun Kalimantan Barat pada umumnya,” harapnya.

Untuk itu, kepada Perusahaan yang hadir pada saat ini, Erlina meminta untuk dapat memanfaatkan kehadiran Program Pendidikan Setara Diploma 1 Industri ini dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan komitmen awal yang telah ditandatangani bersama Pemkab Mempawah pada tanggal 8 Februari 2021 yang lalu.

“Jalinlah koordinasi yang baik kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Dinas teknis yang menangani.

Kepada Dinas Teknis selalu lakukan sosialisasi Program Pendidikan Setara Diploma 1 Industri kepada seluruh perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Mempawah maupun diluar wilayah kabupaten Mempawah,” ujarnya mengingatkan.

Selain itu, kata Erlina terhadap keberlangsungan Program D1 Industri yang telah kita rintis bersama ini, harapan kita memang merupakan embrio untuk melangkah kedepannya, yaitu dengan berdirinya Program Diploma 3 dengan program studi disesuaikan kepada kebutuhan permintaan pasar kerja dunia industri.

Baca Juga  Pelayanan Parkir Tempat Wisata BIS Terkesan Amburadul

“Oleh karena itu, saya atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Mempawah serta dunia industri berharap kepada Kementerian Perindustrian R.I melalui Kepala BPSDMI dan Direktur Politeknik ATI Makasar untuk dapat kiranya mendorong percepatan pendirian Diploma 3 Industri di Kabupaten Mempawah, guna mewujudkan visi dan misi saya untuk mewujudkan Kabupaten Mempawah yang Cerdas, Maju Dan Terdepan dengan motto Maju Dengan Ilmu,” pungkasnya.

Yudisium dan Pelepasan Mahasiswa Program Setara Diploma 1 Industri Kabupaten Mempawah Angkatan Tahun 2021 ini, terdiri atas Program Teknik Perawatan Mesin Industri sebanyak 29 mahasiswa dan Teknik Kimia Proses Industri sebanyak 30 mahasiswa.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bersama komunitas WCD, Bupati “Resik-resik” Sungai Mrican

Daerah

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Atasi Kesulitan Rakyat dengan Bantu Rehab Rumah Warga Yang Rusak di Perbatasan

Berita

Satpol PP Siantar Beserta Tim Gabungan Tertibkan Baliho Tak Berizin dan Yang Sudah Habis Izinnya

Asahan

Longsor Di Jalan Sei Silau Kisaran, Satu Warung Warga Masuk Sungai

Asahan

Rapat Pleno DPHP Tingkat PPK Kecamatan Kisaran Timur Berjalan Lancar

Berita

Bah..Gawat,, Drainase Di Desa Purbatua Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Berita

Plt.Sekdaprovsu Gunakan Dana Desa untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Berita

Timnas U-16 Juara,Setelah Taklukkan Thailand