Home / Daerah

Kamis, 7 Juli 2022 - 17:47 WIB

Yudisium dan Pelepasan 59 Mahasiswa Program Diploma 1 Industri Kabupaten Mempawah Angkatan 2021

Viewer: 266
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 4 Detik

Mempawah Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com- Bupati Mempawah, Erlina menghadiri Yudisium dan Pelepasan Mahasiswa Program Diploma 1 Industri Kabupaten Mempawah Angkatan Tahun 2021, Selasa (5/7/2022) di Mempawah Convention Center (MCC).

Atas nama Pemkab Mempawah Erlina mengucapkan selamat atas yudisium dan pelepasan yang dilaksanakan pada hari ini.

Wisuda ini merupakan refleksi dari keberhasilan penyelenggaraan pendidikan, dan hendaknya tidak hanya dipandang sebagai acara seremonial saja.

Namun, lebih dari itu harus disikapi secara arif dan bijak untuk melakukan koreksi terhadap proses manajerial penyelenggaraan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan penilaian hasil yang telah dicapai.

“Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan usaha bersama, dan tidak terlepas dari dukungan BPSDMI Kementerian Perindustrian R.I, Politeknik ATI Makasar dan SMK-SMTI Pontianak,” ucap Erlina.

Dengan adanya Pelabuhan Terminal Internasional Kijing dan Pabrik Smelter, di wilayah Kabupaten Mempawah, ungkap Erlina serta kawasan industri yang akan muncul nantinya, maka mendorong peran pendidikan Vokasi Industri guna mengantisipasi perubahan dan dampak yang terjadi di segala hal tersebut.

Baca Juga  Akibat Diguyur Hujan Deras Tanah Longsor Hingga Menutupi Ruas Jalan Pakkat Barus

“Pemkab Mempawah yakin, bahwa dengan adanya Pelabuhan dan Pabrik Smelter tersebut merupakan langkah awal untuk maju, serta menciptakan kesejahteraan yang merata baik di Kabupaten Mempawah khususnya, maupun Kalimantan Barat pada umumnya,” harapnya.

Untuk itu, kepada Perusahaan yang hadir pada saat ini, Erlina meminta untuk dapat memanfaatkan kehadiran Program Pendidikan Setara Diploma 1 Industri ini dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan komitmen awal yang telah ditandatangani bersama Pemkab Mempawah pada tanggal 8 Februari 2021 yang lalu.

“Jalinlah koordinasi yang baik kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Dinas teknis yang menangani.

Kepada Dinas Teknis selalu lakukan sosialisasi Program Pendidikan Setara Diploma 1 Industri kepada seluruh perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Mempawah maupun diluar wilayah kabupaten Mempawah,” ujarnya mengingatkan.

Selain itu, kata Erlina terhadap keberlangsungan Program D1 Industri yang telah kita rintis bersama ini, harapan kita memang merupakan embrio untuk melangkah kedepannya, yaitu dengan berdirinya Program Diploma 3 dengan program studi disesuaikan kepada kebutuhan permintaan pasar kerja dunia industri.

Baca Juga  Penyelundupan Sabu-Sabu ke Lapas Gunung Sugih Digagalkan Petugas

“Oleh karena itu, saya atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Mempawah serta dunia industri berharap kepada Kementerian Perindustrian R.I melalui Kepala BPSDMI dan Direktur Politeknik ATI Makasar untuk dapat kiranya mendorong percepatan pendirian Diploma 3 Industri di Kabupaten Mempawah, guna mewujudkan visi dan misi saya untuk mewujudkan Kabupaten Mempawah yang Cerdas, Maju Dan Terdepan dengan motto Maju Dengan Ilmu,” pungkasnya.

Yudisium dan Pelepasan Mahasiswa Program Setara Diploma 1 Industri Kabupaten Mempawah Angkatan Tahun 2021 ini, terdiri atas Program Teknik Perawatan Mesin Industri sebanyak 29 mahasiswa dan Teknik Kimia Proses Industri sebanyak 30 mahasiswa.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Oknum KUA Labuhan Deli Tertangkap OTT

Berita

Kerusakan Hutan KEL Aceh Capai 3.920 Hektare Hingga Juli 2018

Daerah

Aksi Sosial, BMS Halsel Salurkan Paket Sembako Untuk Lansia

Daerah

Propam Polri Usul Diberi Kewenangan Selidiki Tindak Pidana Anggota

Asahan

12 Desa Di 3 Kecamatan Di Asahan Terendam Banjir

Berita

DPRD Kota Pematangsiantar Ungkap Dugaan Korupsi Dana BOS

Berita

Kunker di Siantar-Simalungun Mensos Juliari P Batubara Pastikan Masyarakat Terima Bansos Terdampak Covid-19

Berita

Polisi Tetapkan Nahkoda Kapal Jadi Tersangka dalam Kasus Tumpahan Minyak di Kalimantan