Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Reviews

Senin, 29 Agustus 2016 - 14:36 WIB

Turki Cabut Larangan Jilbab di Kepolisian

Viewer: 701
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 5 Detik

Para petugas polisi perempuan Turki kini akan dapat mengenakan jilbab di balik topi atau baret mereka, asalkan coraknya polos dan warnanya sama dengan seragam polisi.

Larangan jllbab di kampus-kampus dan lembaga-lembaga negara – kecuali untuk peradilan, militer dan polisi sebelum ini – juga telah dicabut dalam beberapa tahun terakhir.

Selama bertahun-tahun, jilbab menjadi kontroversi di Turki. Kaum sekularis menganggapnya sebagai simbol konservatisme agama.

Baca Juga  Pembukaan Sibolga Expo 2018 resmi dibuka

Sejak tahun 1920-an, Turki menetapkan konstitusi sekuler yang menetapkan tidak ada agama resmi negara.

Selama ini oposisi menuduh Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) berakar Islam yang dipimpinnya mencoba untuk mengubah dasar sekularisme Turki.

Presiden Erdogan telah lama mengkampanyekan hak berjilbab di institusi negara, yang oleh oposisi dituding hendak mengubah sistem sekuler Turki

Namun, debat publik juga berkembang untuk menerima jilbab sebagai ekspresi kebebasan individu.

Baca Juga  Pengundian Nomor Urut, Timses Jokowi-Ma'ruf Tak Kerahkan Massa

Terhadap pencabutan larangan jilbab di kepolisian kali ini, tidak muncul penentangan yang kuat.

Presiden Erdogan telah lama mengkampanyekan hak rakyat Turki untuk mengekspresikan keyakinan agama mereka secara terbuka, tapi dia menyatakan berkomitmen pada sekularisme.

Pada tahun 2010, universitas-universitas di negara itu mencabut larangan penggunaan jilbab.

Tiga tahun kemudian, perempuan diizinkan untuk memakai jilbab di lembaga-lembaga negara – dengan pengecualian peradilan, militer dan polisi.

Tahun itu, empat anggota parlemen mengenakan jilbab di parlemen (bbc|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Kapolri Minta Novel Beri Bukti soal Jenderal Terlibat Penyerangan

Arsip

Diduga Permainan Mafia Hukum Korban Penganiayaan Dijadikan Tersangka

Berita

Penantian Setelah 14 Tahun Hamil Berkat Mengenal Promil BEE

Internasional

Negosiasi Damai, Afghanistan Dialog dengan Taliban

Internasional

Polisi Jepang Salahkan Anjing Kencing Sehingga Tiang Lampu Lalu Lintas Ambruk

Arsip

3.000 Halaman Nota Pembelaan Jessica Dibuat Dalam Lima Hari

Arsip

Uang Rp 700 Juta Panitera PN Jakut Bikin KPK Penasaran
Ketahuan Curi Helm, Pemuda Tewas Dihakimi Warga-KompasNasional

Arsip

Ketahuan Curi Helm, Pemuda Tewas Dihakimi Warga