Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Reviews

Rabu, 31 Agustus 2016 - 10:49 WIB

Dua KK Pengungsi Sinabung Belum Dapat Pengganti Rumah

Viewer: 599
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 54 Detik

SuaraGeBRAK.com | KARO

Dalam tahap ke II pembangunan Rumah tinggal warga desa sekitar Gunung Sinabung yang terkena Zona Merah rawan Erupsi Gunung Sinabung Radius 5 km untuk empat desa yang mendapat relokasi mandiri, masih menyisahkan persoalan.

Pasalnya, tidak semua Kepala Keluarga (KK) diakomodir pihak pemerintah melalui BNPB atau BPBD Karo.

Hal ini sesuai pantauan Wartawan, Senin (29/8/2016). Dua KK warga Desa Gamber Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo, belum mendapat pengganti rumah.

“Masih ada yang tertinggal, kami dua KK lagi tidak terdata,” lapor  salah satu keluarga Pulung Ginting kepada Wartawan, Senin (29/8/2016) ketika mengadukan nasibnya ke Kantor BPBD Karo di Kompleks di Kantor Bupati Karo di jalan Jamin Ginting 17 Kabanjahe.

Lanjut Pulung Ginting, ada pun dua KK yang belum mendapat pengganti rumah relokasi tahap II yakni, dirinya Pulung Ginting dan Paulus Sitepu yang berdiam di sekitar simpang desa Gamber.

Baca Juga  Dandim 0212 TS Gelar Cofee Morning Dengan Insan Pers se-Tabagsel

Mereka sangat sedih dan menyesalkan kinerja instansi yang bersangkutan karena tidak jeli dan transfaran mendata rumah tinggal di lapangan.

“Hal ini jelas-jelas merusak rasa kepercayaan masyarakat kepada kinerja pemerintah dan merusak tatanan kekeluargaan dan budaya sesama warga satu kampung yang merupakan satu kesatuan tali persaudaraan yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan bertetangga dalam satu komunitas,” tandasnya

Di kesempatan itu, pihaknya sangat mengharapkan perhatian pihak pemerintah melalui instansi BNPB atau BPBD Karo dapat mengakomodir mereka masuk dalam daftar penerima Rumah relokasi mandiri agar tidak terpisah dengan warga desa sekampungnya.

“Hal ini tidak serumit yang dibayangkan. Alasan tidak cukup kuota atau juga kami lihat pendataan yang tidak profesional karena selalu berubah-ubah. Bila BNPB mau membuka hati demi kebaikan dan kebersamaan, maka sebaiknya memasukkan nama kami karena pendataan petugas sebelumnya tidak valid,” ujar Pulung.

Baca Juga  Mencari Solusi Derita Masyarakat Hibala

Menurut data yang diterima Wartawan di 4 desa seputaran lingkaran Gunung Sinabung yang harus direlokasi tempat tingalnya telah berlangsung lima tahun dan belum tahun kapan selesai sesuai dengan pernyatakan Tim Ahli Vulkanologi Surono.

Pendataan warga pengungsi dirasa tidak valid karena banyak angka yang beredar dan diduga hal ini ada permainan oknum-oknum yang mencari keuntungan dalam kesempitan.

Musibah erupsi Sinabung ini membuat warga tidak yakin atas kinerja pihak instansi terkait.

Adapun keempat desa penerima Pengganti rumah dan lahan pertanian dari pemerintah dengan dana masing-masing Rp110 juta per KK yakni Desa Guru Kinayan Kecamatan Payung, Berastepu, Gamber dan Kuta Tonggal Kecamatan Simpang Empat (Siti Khadijah)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kepala Desa Hilifalago Terwujut Gari S.Pd laksanakan Pembagian BLT DD untuk 142 Keluarga Penerima Manfaat

Berita

WAKIL BUPATI SAMOSIR BUKA ACARA SILATURAHMI DAN PERTEMUAN BULANAN TP-PPK KABUPATEN SAMOSIR

Berita

Bupati Kapuas Hulu Lantik 70 Anggota BPD Silat Hulu

Arsip

Kebohongan Pemerintah Soal Buruh China di Indonesia Terungkap, Ini Faktanya

Berita

Pemkab Samosir Sampaikan Belangsukawa atas Insiden KMP Ihan Batak

Arsip

Sikap Komnas HAM Atas Penangkapan 144 Orang di Jakarta Utara

Berita

Bupati Kapuas Hulu Tinjau Pembangunan Puskesmas di kecamatan Hulu Gurung dan Tepuai

Asahan

POLRES ASAHAN BERHASIL UNGKAP PELAKU PEMBUANG BAYI DI DESA AEK TARUM