Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Kriminal / Olahraga / Reviews

Selasa, 31 Oktober 2017 - 14:15 WIB

Setelah Messi dan Neymar, Kali Ini ISIS “Eksekusi” Ronaldo

Viewer: 654
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

kompasnasional.com | MOSKWA – Kelompok teroris ISIS terus menebar teror kepada sejumlah pesepakbola dunia jelang perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia.

Setelah Lionel Messi, Neymar dan pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps menjadi sasaran propaganda, kali ini pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo tak luput dari sasaran teror lewat lini masa tersebut.

Dilansir Naij, ISIS kembali menggungah gambar propaganda yang memerlihatkan bintang Real Madrid itu seakan hendak dieksekusi oleh algojo mereka.

“Kata-kata kami adalah apa yang Anda lihat, bukan yang Anda dengar. Jadi, tunggu saja, kita juga menunggu,” demikian isi ancaman ISIS mengiringi foto atau gambar yang berisi bintang Portugal itu.

Baca Juga  Sambut HUT ke-76 Pomad, Pomdam XII/Tpr Gelar Bakti Sosial Donor Darah

ISIS sebelumnya merilis foto hasil olah grafis dari bintang Barcelona Lionel Messi dan marque player Paris Saint-Germain Neymar.

Sama dengan foto Ronaldo, dua kandidat pemain terbaik dunia FIFA itu juga digambarkan sedang dieksekusi. Leo Messi bahkan telah digorok, sedangkan Neymar menunjukkan ekpsresi ketakutan saat hendak dieksekusi.

Bagi Messi sendiri, teror propaganda yang menerpanya adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya, ISIS juga telah menebar ancaman kepada La Purga dengan memajang foto dirinya yang sedang menangis darah.

Tak hanya kepada para pesepakbola, ISIS juga telah menjadikan perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia nanti sebagai sasaran khusus lewat gambar yang disebarnya beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Simulasi PTM Dibuka, Wastafel Tak Berfungsi Disdik Siantar Abaikan Keselamatan Siswa

Gambar yang diposting minggu lalu itu menunjukkan simbol Piala Dunia di samping seorang pria bertopeng memegang sebuah sub mesin dengan teks “Tunggu kami”.

Gambar tersebut menunjukkan seorang anggota dari kelompok mereka yang membawa bendera hitam dan bom tengah berdiri di depan Arena Volgograd di stadion sepak bola Rusia Selatan.

Perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia itu sendiri nantinya akan dimainkan di 11 kota di Rusia dari 14 Juni sampai 15 Juli 2018, dengan partai puncak yang dihelat di Stadion Luzhniki di Moskow (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Diperiksa Kasus Suap Raperda Zonasi, Aguan Naik Alphard Putih ke KPK

Berita

Wakil Ketua DPRD Hadiri Penyerahan Piagam Penghargaan Dari Kementrian Keuangan

Berita

Resmi! Pengadilan Vonis Jaksa Agung ST Burhanuddin Bersalah

Berita

Bupati Tapsel : Luruskan Niat, Agar Allah Turut Membantu Proses Pembangunan Masjid Al Ikhlas

Berita

TPID Kalbar Meraih Peringkat Terbaik 2020 Wilayah Kalimantan Dari Presiden

Kriminal

Pendemo Ancam Bakar Rumah jika Rizieq Shihab Dipenjara, Ibunda Mahfud MD Diungsikan

Arsip

Harga Emas Antam Turun Rp 4.000 Jadi Rp 568.000 per Gram

Berita

Kapolri Tinjau Arus Mudik Naik Heli, Tol Jakarta-Cikampek Lancar