Home / Kriminal

Rabu, 3 Februari 2021 - 15:37 WIB

Satu Keluarga di Surabaya Jadi Copet, Ini Peran Setiap Pelaku Saat Beraksi

Viewer: 461
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

Kompasnasional l Polisi menangkap satu keluarga di Surabaya, Jawa Timur, yang diduga merupakan komplotan pencopet, Minggu (24/1/2021).

Mereka yakni ayah berinisial RDA (50), ibu berinisial AY (41), dan anaknya berinisial ORT (27). Mereka merupakan warga Jalan Darmo Permai.

Dalam melakukan aksinya, satu keluarga ini dibantu satu orang eksekutor berinisial SW, warga Kecamatan Tambaksari, yang merupakan teman dari AY.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizki Wicaksana mengatakan, keluarga ini memiliki peran masing-masing saat melancarkan aksinya.

Saat beraksi, kata Arief, sang ibu berperan mengalihkan perhatian korban, sedangkan suaminya bertugas sebagai pengawas.

Adapun anaknya bertugas melemparkan dompet yang dicopet kepada penadah.

Baca Juga  Tampang Penyok, DPO Penganiaya Polisi di Cilandak Jaksel

“Sementara eksekutor copet adalah orang lain yang masih teman dari sang ibu,” kata Arief saat dikonfirmasi, Selasa(2/2/2021)

Saat itu, korbannya yang bernama Ervi Ananda Ayu melapor ke polisi bahwa ponselnya raib dicopet.

Polisi yang mendapat laporan itu kemudian mendatangi lokasi kejadian hingga berhasil menangkap pelaku.

“Dari laporan itu, kami bergerak menangkap kawanan copet dimaksud, termasuk menangkap penadah yang menyimpan banyak barang bukti hasil aksi copet kawanan tersebut,” jelasnya.

Kepada polisi, keempat pelaku mengaku kerap beraksi di pusat perbelanjaan di Surabaya Utara.

Selain itu, mereka juga beroperasi di Pasar Tugu Pahlawan, Pasar Turi, dan Jembatan Merah Plasa.

Baca Juga  INILAH Tampang Pasutri Pembunuh Ibu Kos, Kuras ATM Rp 60 Juta, Uangnya Untuk Jalan-jalan ke Bali

“Mereka semua sudah ditetapkan tersangka,” ujarnya.

Atas perbuatannya, keempat pelaku diancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara.

Sementara itu, tersangka RDA mengaku baru kali pertama mengajak keluarganya mencopet.

Saat diajak mencuri, sambung RDA, istri dan anaknya merasa kaget.

“Saya ajak karena terpaksa. Sebelumnya mereka enggak tahu. Saya bujuk untuk sewa mobil saat akan beraksi,” ujarnya.

RDA mengaku terpaksa mengajak keluarga mencopet lantaran pekerjaannya sebagai pengemudi taksi daring sepi order.

“Hasilnya untuk makan, Pak. Sekarang saya menyesal, Pak,” ungkapnya.(K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto wanita pedofil saat tiba di RSJ Jambi

Berita

Lapor Soal Diperkosa 8 Anak, Yunita Bawa Bukti Baju dan Sperma

Arsip

Setelah Messi dan Neymar, Kali Ini ISIS “Eksekusi” Ronaldo
foto pelaku pencurian motor di Batam

Berita

Polisi Ringkus Komplotan Maling Motor di Batam

Berita

Incar Tali Pocong, Irfan Bongkar Makam Temannya

Kriminal

Bom Molotov Teror Keluarga di Kampar, Polda Riau Tangkap 4 Pelaku

Kriminal

Simpan Sabu di Ruang Penjagaan, 3 Oknum Polres Pelabuhan Belawan Disidangkan

Arsip

Wartawan Aceh Kecam Penganiayaan Yang Dilakukan Anggota TNI AU di Medan

Arsip

Mahasiswa Bunuh Dosen UMSU, 4 Orang Ditangkap Polisi