Viewer: 987
0 0

Home / Ekonomi

Rabu, 25 November 2020 - 21:25 WIB

Porang Jadi Primadona di Sulbar

Viewer: 988
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 11 Detik

Kompasnasional l Tanaman porang kini mulai menjadi primadona petani di Sulawesi Barat (Sulbar). Ratusan petani telah bergabung dalam Perkumpulan Petani Penggiat Porang (PPPN) dari enam kabupaten Se-SulbarKetua DPW PPPN Sulbar, Rayu mengatakan, tanaman porang memiliki daya tarik tersendiri dengan nilai ekonomis tinggi. Apalagi saat ini sudah ada 12 pabrik pengolahan porang di Sulbar. Salah satunya ada di daerah Suppa, Pinrang.
Anggota DPRD Sulbar dari PDIP ini sendiri telah menanam porang di kampungnya di Pasangkayu. Lahan seluas tujuh hektare yang selama ini hanya ditanami jagung kini sudah diisi oleh tanaman yang dikenal dengan nama iles-iles dan termasuk ke dalam spesies amorphophallus muelleri ini.Dia memprediksi, dari harga saat ini dalam satu hektare bisa menghasilkan miliaran rupiah. Estimasinya, dari katak atau bulbil porang ditanam dalam jarak 30×80 centimeter, berarti dalam satu hektare ada 40 ribu pohon. “Kalau rata-rata naik empat kilogram dalam dua tahun, bisa menghasilkan umbi 120 ton. Kalau dirupiahkan dengan harga saat ini Rp12 ribu perkilogram artinya Rp1,2 miliar dalam satu hektare,” katanya.

Baca Juga  Rusia Sebut Indonesia Akan Borong 18 Sukhoi Su-35 & Kapal Selam

Dandim 1401 Majene Letkol Inf Yudi Rombe, mengatakan, mengembangkan budidaya tanaman porang di wilayah teritorial Kodim 1401 Majene guna mengoptimalkan program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Majene.Porang banyak digunakan sebagai bahan baku pelapis anti air, cat, pengental, bahan baku lem, kosmetik, hingga pita seluloid. Hal ini dikarenakan dalam tanaman porang memiliki senyawa glukomanan yang dapat merubah masa kental dalam air dan bisa membentuk gel.(FCI/Red)

Baca Juga  Pemprov Sumut dan DJP Sediakan Pelayanan Lapor Pajak Melalui e-Filing
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

BWS Papua Kembangkan 3.200 hektare Lahan Irigasi yang Bisa Tingkatkan Perekonomian

Arsip

Harga Emas Antam Naik Rp 3.000 ke Posisi Rp 570.000 per Gram

Ekonomi

Fintech Jack Ma Dijegal, China Banyak Belajar dari Raksasa Amerika
N.B.Ket//Foto : Staf Ahli Utama Kantor Presiden Dr. Lenis Kogoya, Mhum, Staf Ahli GUbernurt Papua Paskahlis Netep SH, Manager Operasional PT Lanny Inabua Panus Wenda, Kepala BNN dalam acara ekspor perdana kayu olahan merbau di kampung harapan sentani papua.

Daerah

PT Lanny Inabua Ekspor Perdana Kayu Merbau Olahan Di Kampung Harapan Sentani Papua

Arsip

Ahok Akui Belum Mampu Kendalikan Harga Cabai

Ekonomi

Orang Kaya Pondok Indah dan Menteng Jual Rumah

Arsip

Harga Emas Antam Naik Rp 4.000 Jadi Rp 605.000 Per Gram

Berita

Jokowi Sebar Dana Kelurahan Rp 3 Triliun Tahun Depan