Padangsidimpuan, Kompas Nasional – “Penyebab terjadinya tindakan pembunuhan di Simarsayang Kelurahan Bonan Dolok Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Utara Kota Psp Sumatera Utara (Sumut).
Dimana ternyata pelaku sama sama minum tuak bersama korban di salah satu pakter tuak milik Misnah Siagian di Tor Simarsayang. Saat itu, pemilik pakter memutar musik dengan kuat, sehingga pelaku dan korban berjoget ria. Selang beberapa menit, tanpa disadari Lukman Hakim Siregar (korban), menginjak kaki dari salah seorang pelaku.
Selanjutnya pelaku tidak senang. Ketika korban pulang, Minggu (02/08/2020), pukul 03.00 WIB, tepatnya di depan salahsatu kebun salak, sejumlah tersangka mengejar korban dan memberhentikannya. Di kebun salak itu, persisnya di depan rumah milik Bambang, para pelaku memukul korban hingga tidak berdaya,” Ujar Kapolres Psp, AKBP Juliani Prihartini,SIK,MH ketika ditemui di Mapolres Psp.
Diungkapnya, tak hanya sampai disitu, para pelaku membawa korban ke depan kuburan tempat ditemukan jenazah,” Sadisnya lagi, di lokasi tersebut korban juga dianiya dengan memukulkan batu dan mencekik leher dengan ikat pinggang,” Ungkap mantan Kasat Lantas Polrestabes Medan itu.
Dikatakannya, satu dari lima yang diduga pelaku pembunuhan di Simarsayang, Kelurahan Bonan Dolok, Kecamatan Psp Utara, Kota Psp, Sumut, berinisial S, tewas ditembak petugas kepolisian, Rabu (05/8/2020).
Kelima tersangka adalah berinisial, ZH, ANH, E, AH, dan S. Para pelaku ini seluruh berasal dari Kota Psp. Dan mereka juga ditangkap di Kota Psp, Urainya. (Pascal)








