Home / Berita / Daerah / Kriminal / Medan / Reviews

Rabu, 30 Mei 2018 - 10:21 WIB

Tak Dituruti Minta Beli Kreta, Pemuda Hamparan Perak Nekat Gantung Diri

Foto:Ilustrasi

Foto:Ilustrasi

Viewer: 591
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 17 Detik

KompasNasional.com, Hamparanperak – Hanya lantaran keinginan untuk memiliki kreta tak dipenuhi orangtuanya, Wawan Dermawan (24) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, di ruang tamu rumahnya, di Jalan Sedayu, Desa Klambir Lima Kebun, Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deliserdang, Selasa (29/5/2018) sekitar jam 13.00 wib.

Aksi maut pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan itu terjadi saat orangtuanya bernama Supirin sedang bekerja. Tak ayal, temuan jasad Wawan dalam kondisi tergantung tersebut pun membuat heboh warga sekitar.

Adalah Supirin–orangtua Wawan–yang melihat jasad anaknya tersebut dalam keadaan tergantung, sepulang dia dari pada tengah hari tadi. Supirin pun spontan meminta pertolongan kepada tetangga untuk menurunkan tubuh Wawan dari tali yang menjerat leher anaknya itu.

Baca Juga  Sebanyak 60 Orang Ikuti Vaksinasi Massal di Polsek Sungai Pinyuh

Tak lama kemudian, petugas Polsek Hamparan Perak yang mendapat informasi dari warga pun tiba di lokasi. Supirin saat dimintai keterangan oleh polisi mengaku, anaknya itu selama ini memang ingin membeli sepeda motor. Namun karena uang simpanannya kurang, dia meminta tambahan dengan dari orangtuanya. Dan diduga karena keinginan itu belum dituruti Supirin, Wawan akhirnya putus asa dan nekat bunuh diri.

“Selama ini anak saya sudah mengeluh, ingin beli kereta, tapi saya bilang sabar, sehingga dia kecewa, makanya hari ini dia mengakhiri hidupnya,” kata Supirin kepada polisi.

Baca Juga  Kedatangan Kapolres Baru AKBP Yohanes di Sambut Dengan Acara Tradisi Adat Dayak dan Melayu Di Polres Kapuas Hulu

Pihak kepolisian yang melakukan olah TKP, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Wawan. Polisi pun mengamankan sejumlah barang bukti dan meminta keterangan saksi.

“Pihak keluarga keberatan untuk divisum, mereka membuat pernyataan. Untuk motifnya, berdasarkan keterangan orangtuanya, korban merasa kecewa karena tidak dituruti beli kereta, ‎” jelas Kanit Reskrim Polsek Hamparan Perak, ‎Iptu Karya Tarigan.(M24J/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kejuaraan Renang Antar Pelajar Walikota P.Sidimpuan Cup Digelar

Berita

Akibat Karhutla 4 Bangunan SMKN 1 Sungai Raya Terbakar,

Berita

Pemkot dan Polres Tangsel Akan Buat Kampung Tangguh

Berita

Patroli Malam Minggu, Polres Samosir Gelar Cipta Kondisi

Berita

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns Responsif Obati Warga Perbatasan Yang terluka.

Berita

POLRES SINTANG GELAR BAKTI SOSIAL RELIGI DI TEMPAT-TEMPAT IBADAH

Berita

Kapolres Bengkayang Tergugah Hatinya Sigap Bantu Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Berita

Tim Penggerak PKK Kota Pontianak Sukses Capai Target 2020