Home / Berita / Daerah / Kriminal / Medan

Selasa, 6 Desember 2022 - 09:34 WIB

BBM Palsu yang Diolah di Sumut Dijual ke Industri-industri di Riau

Viewer: 251
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

Medan, Jejaknasional.com – Polisi mengungkap tujuan bahan bakar minyak (BBM) palsu dari kapal yang ditangkap di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Polisi menyebut minyak oplosan itu akan dijual ke industri-industri yang ada di Riau.
“Ini akan dijual ke Pekanbaru, Riau ya untuk industri-industri yang ada di sana,” kata Ditpolairud Polda Sumut Kombes Toni Ariadi Effendi, Senin (5/12/2022).

Toni mengatakan mereka mengambil minyak mentah dari Peureulak, Aceh dengan harga Rp 5.200 kemudian diolah hingga diperjual belikan kembali.

“Ini memang dia ambil minyak mentah di Peureulak beli di sana dengan harga Rp5.200,” ujar Toni

“Kemudian diolah dicampur dengan pertalite yang dijual atau dibeli oleh kadang-kadang dari perusahaan yang melakukan ‘ngencing’, ditampung, dan dicampur sehingga campurannya tergantung banyaknya, mau banyak yang dari Pereulak atau banyak yang pertalitenya. Itu memang tak ada takaran. Itu modusnya hingga mereka mencampur kemudian dibakar. Misalnya mereka dapat 10 ton dicampur minyak mentahnya 10 ton kadang- kadang ada 2 ton dicampur pertalite atau apa, dicampur dibakar hasilnya bisa 8-9 ton, itulah dijual,” tambah Toni.

Baca Juga  Polres Samosir Mulai Operasi Patuh Toba 2024 dengan Apel Gelar Pasukan

Selanjutnya, Toni juga menjelaskan soal tindakan mereka memuat BBM palsu itu di Pelabuhan Belawan. Hal itu dilakukan karena kapalnya cukup besar dan hanya bisa dilakukan di situ.

“Memilih di sini karena memang kapal ini panjangnya 58 meter jadi tidak bisa mereka mencari pelabuhan sembarangan, minimal harus panjangnya lebih dari kapal mereka. Sehingga di Belawan ini karena banyak kapal masuk dan dia juga merasa ada delivery order (Do) palsu ya makanya mereka merasa aman di pelabuhan (Belawan),” ujar Toni.

Baca Juga  Sekda Kalbar Sampampaikan Jawaban Gubernur Terhadap Pemandangan Umum Fraksi di DPRD Atas Dua Raperda

Toni menyebut mereka memuat BBM oplosan itu ke Belawan tak hanya sekali. Hal itu, dilakukan berkali-kali dan diperkirakan hampir 15 truk tangki masuk ke situ membawa solar.

“Proses muatnya tidak langsung. Dan dia menggunakan DO (palsu) yang seolah-olah dari Pertamina,” sebut Toni. (Hen/dtk)




Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

DIREKTUR I KORSUP KPK INGATKAN PENGGUNA ANGGARAN AGAR BERSIH DAN TRANSPARAN

Berita

Polda Kalbar Ikut Dalam Acara Launching Peluncuran Aplikasi SINAR

Berita

Polda Kalbar Gagalkan Perdagangan Orang Satu Pelaku di Amankan

Berita

Danrem 121/Abw Cek Posko PPKM Mikro Wilayah Kodim 1203/Ktp.

Berita

Tinjau Lokasi Kebakaran, Bupati Tapsel Salurkan Bantuan Bahan Makanan Kepada Korban

Berita

Hidupkan Malam Ramadhan Dengan Membaca Al Quran, Bupati Tapsel Apresiasi BKM Al Irsyad

Berita

Kapolsekta Tanah Jawa Santuni dan Minta Doa Pada Anak Yatim Piatu

Berita

Peduli Kesehatan Balita, Babinsa Tanjung Keracut Dampingi Pelayanan Posyandu*