Viewer: 957
0 0

Home / Opini

Rabu, 4 November 2020 - 22:53 WIB

Pemikiran Soekarno tentang pendidikan nasional dianggap jauh melampaui zaman

Viewer: 958
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 12 Detik

Kompasnasional | Pemikiran Presiden Pertama Republik Indonesia Sukarno, khususnya mengenai pendidikan nasional ternyata memiliki visi jauh dan dianggap melampaui zamannya. Hal itu tersebut disampaikan Rektor UNJ Komarudin, dalam seminar dengan tema Dari Rawamangun untuk Indonesia: Menapaki Jejak Pemikiran Sukarno tentang City of Intellect (Kota Mahasiswa).

Menurut dia, istilah kota mahasiswa, pada saat itu belum dikenal di era Sukarno. Istilah ini terlihat baru populer setelah Quacquarelli Symonds (QS) bersama Times Higher Education (THE) mempublikasikan hasil studi pemeringkatan kota-kota mahasiswa terbaik di dunia pada 2010.

Baca Juga  Besok Sidang Gugatan Cerai, Ahok Sudah Terima Surat Panggilan

“Uniknya ini baru muncul setelah 57 tahun peletakan Prasasti Sukarno di Kampus Rawamangun. Ini berarti pemikiran Sukarno 57 tahun lebih maju dibanding dengan perkembangan pemikiran masyarakat internasional,” kata Komarudin, Rabu (4/11/2020).

Atas dasar ini, pihaknya ingin memperkuat pengenalan kepada publik mengenai jejak pemikiran Sukarno tentang Kota Mahasiswa, terutama relevansinya terhadap UNJ, di mana akan melakukan riset mengenai peringkat kota mahasiswa untuk kampus di seluruh Indonesia.

“Pemenang Kota Mahasiswa ini akan mendapat penghargaan dari Ibu Megawati, yang Insya Allah akan diberikan pada 10 November. Jadi akan 6 hari lagi. Akan dirangkai sekalian dengan dialog kebangsaan,” jelas Komarudin.

Baca Juga  Syaren Situmorang Mendapat Restu dan Dukungan Pimpin ITJI Sibolga Tapteng

Senada, Ketua Senat dan Guru Besar UNJ Hafid Abbas, mengamini bahwa Sukarno mempunyai visi yang jauh ke depan, yang juga mencetuskan sistem pengelolaan kampus multi, bahkan memperkenalkan pusat keunggulan pada sejumlah kasus. “Prasasti Kota Mahasiswa memberi simbol agar universitas berperan sebagai pusat koordinasi kegiatan tri-dharma perguruan tinggi di sejumlah universitas di seluruh Indonesia,” jelas Abbas. (L6/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Airlangga-AHY di Pilpres 2024, Qodari: Agak Halusinasi, Kasihan Golkar

Opini

Pesan PKS ke Menag Baru: Jangan Jualan Isu Radikal dan Terorisme
Foto ilustrasi Gedung Setneg Jakarta

Ekonomi

Waduh, Pejabat Setneg Ini Dinonaktifkan gegara Istri Pamer Harta

Opini

Temuan KPAI di Apel Ganyang Komunis: Anak-anak Merokok dan Berbagi Hisapan

Arsip

Dalam 6 Bulan, Uber Telan Kerugian Rp 16,7 Triliun

Opini

UU Cipta Kerja Telanjur Ditandatangani Jokowi, Yusril Sarankan Ini untuk Perbaikan

Arsip

Google dan YouTube Diminta Diblokir, Ini Tanggapan Ilham Habibie

Nasional

Baru 2 Hari Dilantik Jadi KSAL, Laksamana Yuda Margono Justru Diprediksi Bakal Jadi Panglima TNI, Saingan KSAD Jenderal Andika Perkasa?