Home / Opini

Sabtu, 27 Maret 2021 - 12:36 WIB

Kompolnas Sesalkan Polisi Salah Gerebek Kolonel TNI: Arogan !

Viewer: 404
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 8 Detik

Kompasnasional l Kompolnas menyebut anggota yang bersalah mesti dihukum. Hal ini agar yang bersangkutan tidak mengulangi perbuatannya.

Kompolnas menyebut anggota yang bersalah mesti dihukum. Hal ini agar yang bersangkutan tidak mengulangi perbuatannya.

“Kinerja Sat Res Narkoba (Malang) perlu dievaluasi karena kesalahan identifikasi, sikap arogan dan sewenang-wenang adalah kesalahan fatal yang berdampak negatif pada Polri,” tutur Poengky.

Poengky yakin kejadian ini tidak mempengaruhi sinergitas TNI-Polri. Menurutnya, TNI-Polri akan tetap solid.

“Kami mengapresiasi korban yang anggota TNI dan para pimpinan TNI di Jawa Timur telah menerima permintaan maaf Kapolres, Kasat Narkoba, dan para anggota yang bersalah,” lanjutnya.

Baca Juga  Ramai #PecatTengkuzulDariMUI, Apa Dosanya?

Sebelumnya, empat anggota Satnarkoba salah sasaran melakukan penggerebekan pada Kamis (25/3). Mereka menggerebek anggota TNI berpangkat kolonel, Kol Chb I Wayan Sudarsana (Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad).

Saat itu dia sedang bertugas sebagai Pemeriksaan Materil Perbekalan dan Fasilitas (Rikmat Bekfas) TW I Tahun Anggaran 2021.

Kemudian, Kol. Chb I Wayan Sudarsana menyampaikan dirinya adalah kolonel TNI AD yang sedang bertugas. Namun anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota tetap memperlakukan dengan kasar.

Baca Juga  Bercinta dengan Robot Seks, Apa Termasuk Selingkuh?

Kol Chb I Wayan pun meminta anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota untuk menunjukkan surat perintah, dan mereka menunjukkan surat perintah yang ditandatangani oleh Kasat Narkoba Polresta Malang Kota.

Selanjutnya, anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota menggeledah seluruh isi kamar Kol Chb I Wayan Sudarsana, termasuk isi tas yang bersangkutan, dan tidak ditemukan barang bukti narkoba seperti yang dituduhkan. (DN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Serikat Guru: Pelaksanaan Sistem PPDB DKI Jakarta Harus Ditinjau Ulang

Opini

Refly: Fadli Zon Ibarat Alien, Partainya ke Pemerintah tapi Rajin Kritik

Opini

Pesan PKS ke Menag Baru: Jangan Jualan Isu Radikal dan Terorisme

Berita

Heboh!!! Sudah Dimakamkan Sepekan, Kuburan Dibongkar, Ini Hasilnya….

Arsip

Menteri Jonan: Program BBM Satu Harga Tidak Boleh Gagal

Berita

Polemik Terkait Partai Allah dan Partai Setan

Opini

Bukan Habib Rizieq, Sekum Muhammadiyah Duga Ada Big Power Manfaatkan FPI

Opini

KPAI Prihatin Soal Pelajar Dikeluarkan Gegara TikTok Palestina