Home / Opini

Jumat, 5 Februari 2021 - 11:11 WIB

Pendapat Ahli Soal Kata Evolusi yang Dipakai Abu Janda Hina Pigai

Viewer: 386
0 0
Terakhir Dibaca:50 Detik

Kompasnasional l Ahli bahasa Indonesia dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Krisnajaya, mengomentari soal diksi ‘evolusi’ dalam tweet Permadi Arya kepada mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Kata evolasi itu menurut dia, mengarah kepada evolusi manusia.

“Adapun unsur makna evolusi manusia itu sebagai pengetahuan umum adalah proses perubahan secara perlahan-lahan dari hewan (yaitu kera atau monyet) menjadi manusia. Penggunaan kata evolusi tersebut memiliki perikutan makna evolusi manusia,” kata Kisnajaya, kepada wartawan, Kamis (4/2).

Baca Juga  Ramai #PecatTengkuzulDariMUI, Apa Dosanya?

Namun, ahli bahasa yang pernah dihadirkan dalam perkara Buni Yani mengatakan, apakah tulisan pada media sosial bersesuaian maknanya dengan apa yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Misalnya, makna menimbulkan ujaran kebencian.
“Maka diperlukan fakta kebahasaan yang memadai (berupa perkataan maupun tulisan) bahwa benar sudah timbul suatu akibat berupa kebencian (perasaan sangat tidak suka) dari tulisan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga  Bercinta dengan Robot Seks, Apa Termasuk Selingkuh?

Lalu, Kisnajaya menambahkan, apa yang menjadi dasar bagi kebencian dalam tulisan di media sosial tersebut. Hal ini menurutnya harus dipastikan dahulu, sebab pengaturan pasalnya membatasi hanya pada suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
(JPNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Punya Tabungan 400 M Nenek Ini Ditolak Teller Saat Mau Ambil 1 Juta Saja, Begini Katanya

Opini

Pakar Psikologi Forensik Duga Editor Metro TV Yodi Prabowo Bunuh Diri

Berita

Polisi Rencanakan Periksa Amien Rais sebagai Saksi Kasus Hoax Ratna Sarumpaet

Asahan

Pengabdian Lions Club Golden Estate diserbu warga

Berita

Heboh!!! Sudah Dimakamkan Sepekan, Kuburan Dibongkar, Ini Hasilnya….

Arsip

THR PNS Akan Cair Besok

Opini

ACTA nilai alasan reklamasi sangat konyol dan berbau SARA.

Opini

Riset: Buzzer Bisa Ancam Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi