Home / Berita

Senin, 4 Juli 2022 - 21:13 WIB

Menteri Sandiaga Uno akan Berkunjung ke Kampung Wisata BML Pontianak

Viewer: 355
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengabarkan bahwa dalam waktu dekat Kota Pontianak akan menerima kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Kunjungan tersebut dalam rangka penilaian Kampung Wisata Kelurahan Benua Melayu Laut (BML) Kecamatan Pontianak Selatan yang masuk sebagai salah satu dari 50 destinasi desa wisata se-Indonesia yang akan meraih penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak telah mempersiapkan diri untuk menerima kunjungan Menteri Sandiaga Uno mendatang.

Dia berharap Kelurahan BML mampu bersaing dengan destinasi desa wisata lainnya hingga masuk 20 besar.

“Kita doakan kampung wisata di Kelurahan Benua Melayu Laut terpilih sehingga bisa menjadi ikon dan salah satu role model destinasi wisata bagi daerah-daerah lainnya,” ujarnya, Senin (4/7/2022).

Baca Juga  Antisipasi Bencana Alam, Polda Kalbar Gelar Apel Kesiapsiagaan

Sebagai satu di antara 50 besar desa wisata yang akan dinilai, Kelurahan BML melewati perjalanan panjang, dari awalnya bersaing dengan 3.450 desa wisata seluruh Indonesia, hingga ditetapkan masuk dalam 50 besar destinasi desa wisata.

Hal itu, Edi bilang, tidak terlepas dari peran masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang telah mengusulkan Kelurahan BML bersaing dengan desa wisata lainnya di Indonesia hingga pada posisi 50 besar.

“Artinya di Kalbar, satu-satunya yang mewakili provinsi ini untuk bersaing dengan destinasi wisata lainnya di Indonesia,” sebutnya.

Baca Juga  Inilah 10 Fakta Menyedihkan Guru Budi Tewas Dipukul Muridnya Sendiri

Lolosnya Kampung Wisata BML di deretan 50 besar desa wisata se-Indonesia menarik Wali Kota Edi Kamtono untuk mencari tahu. Alhasil, dari informasi yang diperolehnya, kuncinya adalah inisiatif dan kreativitas dari warga setempat hingga mengantarkan Kampung Wisata BML dilirik oleh Kemenparekraf.

Inisiatif dan kreativitas warga di antaranya adanya Kampung Batik Kamboja, kesadaran wisata termasuk pola pikir masyarakat dalam menjadikan kawasannya sebagai destinasi wisata. Padahal, dilihat dari sisi infrastrukturnya hanya ada promenade di sepanjang tepian Sungai Kapuas.

“Namun kenyataannya ada penilaian-penilaian khusus lainnya oleh Kemenparekraf yang menjadikan Kelurahan BML sebagai desa wisata nasional,” pungkasnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMKN 3 Pematangsiantar Bangun Ruang Praktek Siswa Perhotelan

Arsip

Dituding Jadikan 36 Orang Tersangka Tanpa Bukti Cukup, Ini Kata KPK

Berita

Proyek Pamsimas “Mangkrak dan Tidak Berfungsi” LSM LAPAN TIPIKOR akan Lapor ke Kejari Simalungun

Arsip

Kelola risiko, OJK berencana batasi dana kelolaan Fintech

Berita

Poldasu Layangkan Panggilan Pertama Kepada Ketua KNPI Sumut

Berita

DOA BERSAMA, SYUKURAN PELANTIKAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI SAMOSIR PERIODE 2021-2024 VANDIKO T. GULTOM, ST DAN DRS. MARTUA SITANGGANG, MM

Berita

2 Tersangka Pengedar 3 Gram Sabu Kembali di Tangkap Satresnarkoba Polres Melawi

Arsip

Ditemukan Gudang Diduga Tempat Penimbunan CPO Ilegal