Home / Berita

Rabu, 12 Januari 2022 - 14:02 WIB

Antisipasi Bencana Alam, Polda Kalbar Gelar Apel Kesiapsiagaan

Viewer: 311
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS Nasional- Polda Kalbar menggelar apel pengecekan sarana dan prasarana dalam rangka Antisipasi Bencana Alam Tahun 2022 di Wilayah Hukum Polda Kalbar bertempat di lapangan Jananuraga, Rabu (12/01/2022).

Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro menjelaskan, berdasarkan karakteristik kerawanan daerah di wilayah masing-masing, khususnya di Kalimantan Barat yang memiliki karakter bencana alam yang khusus, bencana alam yang sering terjadi sesuai dengan kalender Kamtibmas.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena La Nina berlangsung hingga pertengahan tahun 2022, apabila musim penghujan yang berlebihan akan terjadi banjir di beberapa tempat khususnya di Kalimantan Barat, jelasnya.

Baca Juga  Dibiayai Anak Rantau, Warga Bangun Bolak Sambut Perayaan Natal 2021 Dengan Memperbaiki Jalan Rusak

La-Nina merupakan salah satu penyebab peningkatan curah hujan dan di Wilayah Kalimantan Barat merupakan daerah yang rawan bencana, seperti bencana banjir yang sering terjadi.

Kapolda Kalbar menyebut, faktor terjadinya banjir kita semua tahu, bahwa dari sekian luas wilayah hutan yang menjadi perkebunan, faktor itulah sebagai salah satu pencetus atau penyebab terjadinya bencana alam banjir apabila terjadinya curah hujan yang cukup banyak.

Apel kesiapsiagaan bencana ini dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan potensi ancaman, saya berharap melalui rencana kita dapat lebih siap, lebih siaga dan memiliki kewaspadaan dalam menghadapi bencana yang bisa datang sewaktu-waktu.

Baca Juga  DPRD Nias Selatan Gelar Paripurna Istimewa Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nias Selatan Terpilih

Kita harus tingkatkan kesiapsiagaan, sehingga apabila terjadi bencana sudah siap, masyarakat juga diharapkan dapat menjaga kesadaran adanya kesiapsiagaan serta terbiasa melakukan upaya mitigasi bencana sehingga dapat meminimalisir adanya korban apabila ada bencana alam, ujarnya.

Terkait adanya varian baru omicron yang masuk ke Indonesia, untuk di Kalimantan Barat sementara ini belum terdeteksi.

Dengan begitu kita lebih berhati-hati, dengan menggunakan masker ketika kita berkomunikasi dengan lawan bicara yang kita tidak tahu riwayatnya. Serta mencuci tangan supaya tidak menempel di mukosa kita, ungkap Kapolda Kalbar.

(Hasnan Soetanto).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Cegah Karhutla, Babinsa Teluk Batang Utara, Kodim 1203/Ktp Laksanakan patroli dan sosialisasi bersama MPA.

Berita

Bupati Ajak Para Pengusaha, BUMN dan Perbankan Bersama-sama Membangun Simalungun

Asahan

Info Dinas Pendidikan Asahan Masuk Sekolah 5 Juni 2020

Berita

WNI Tersangka Pembunuhan di Saudi Bebas dari Hukuman Mati

Berita

Ahmat Pembeli dan Ali Penjual Sabu Dicidug Sat Narkoba Polres Siantar

Berita

Beras Bantuan PKH Bercampur Biji Plastik Kembali Ditemukan

Berita

Kejati Kalbar Lakukan Upaya Paksa Penahanan 5 Tersangka Korupsi Pada Salah Satu Bank di Bengkayang Tahun Anggaran 2018

Berita

Bupati Taput Panen Perdana Padi Gogo di Sosor Napa Sabungan Ni Huta IV Sipahutar.