Home / Berita / Daerah / Medan

Minggu, 17 Februari 2019 - 23:19 WIB

Poldasu Layangkan Panggilan Pertama Kepada Ketua KNPI Sumut

Viewer: 661
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

Kompasnasional | MEDAN-Polda Sumatera Utara (Sumut) akhirnya memberikan respon atas pernyataan Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso yang menyebutkan kasus PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) merupakan bentuk kriminalisasi terhadap keluarga H Anif.

Untuk mempertanggung jawabkan pernyataannya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kombes Pol Rony Samtana mengaku akan melakukan pemeriksaan terhadap Sugiat.

“Sudah, untuk Ketua KNPI Sumut sudah tahap penyidikan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (17/2).

Kapolda sumut Irjen Pol Agus menyatakan, kepada Sugiat, Polda Sumut sudah melayangkan surat pemanggilan pertama. Pemanggilan tersebut dijadwalkan pada minggu awal, pekan ini.

Baca Juga  Karyawan Garuda Beri Sinyal Batalkan Mogok Kerja

“Jadwalnya, kalau nggak Senin, ya Selasa ini akan kita periksa,” jelasnya.

Jenderal bintang dua ini menjelaskan, dalam pemanggilan terhadap Sugiat, status pemeriksaannya masih ditetapkan sebagai saksi. Penyidik juga akan memanggil saksi-saksi lainnya.

“Jadi bukan tahap penyelidikan lagi, tapi sudah pada tingkat penyidikan,” tegasnya.

Seperti diketahui, pasca Polda Sumut menetapkan Musa Idishah (Dody Shah) sebagai tersangka dalam kasus alih fungsi lahan hutan lindung di Kabupaten Langkat oleh PT ALAM, Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso, angkat bicara.

Baca Juga  Dua Raperda Disepakati bersama Legislatif Prov. Kalbar

Dia menilai, tindakan tersebut sebagai bentuk kriminalisasi kepada keluarga H Anif, karena Dody merupakan anak dari H Anif dan adik kandung Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah (Ijeck).

Sugiat menyatakan, kasus yang menimpa Dody tersebut dinilai aneh dan terkesan mencari-cari kesalahan. Terlebih kasus ini baru muncul pasca berakhirnya Pemilihan gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) dan menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

“Jangan sampai ada kriminalisasi kepada keluarga H Anif jelang pilpres. Ini akan memicu reaksi masyarakat,” katanya melalui keterangan tertulisnya, Kemarin (17m/knc)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

BUPATI TOBA AJAK MASYARAKAT GOTONGROYONG MEMUTUS PENYEBARAN COVID-19

Berita

Gubernur Kalbar : Jelang Idul Fitri, Angka Covid-19 Naik Dua Kali Lipat Dalam Kurun Waktu Sebulan.

Berita

Memperingati HBP Ke- 58, Kalapas Narkonika Kelas IIB Bayuasin Mengikuti Ucapan dan Tabur Bunga di TMP

Arsip

Bus Wisata Terguling Di Tol Cipularang, 6 Orang Luka Parah

Berita

Bupati Melawi Pimpin Pengambilan Sumpah Janji 166 PNS di lingkungan Pemkab Melawi 

Berita

Dinas Ketapang dan Pertanian Samosir Tebar 30.000 Ekor Benih Ikan Nila di Perairan Danau Toba

Berita

Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Adakan Penyuluhan Pertanian Ketahanan Pangan Bagi Warga Di Perbatasan

Berita

Pemkab Kubu Raya Pastikan Pelayanan Akte Anak Segera Di Terbitkan