Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Sabtu, 12 November 2016 - 10:13 WIB

Mahasiswa Undiknas Bali Meninggal Saat ,Mendaki di Puncak Gunung Ijen

Viewer: 999
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 1 Detik

BANYUWANGI – I Putu Deni Krosiawan (20), pecinta alam asal Jembrana Bali, meninggal di puncak Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (10/11/2016).

Korban yang juga mahasiswa semester lima Fakultas Hukum Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar ini mendaki gunung bersama ketiga rekan sekampusnya.

Artha Darmawan, seorang rekan korban, menceritakan awalnya mereka berangkat dari Jembrana, Rabu (9/11/2016) dan memang berniat mendaki gunung yang memiliki ketinggian 2.443 mdpl itu.

Menurut dia, korban yang akrab dipanggil Oci tersebut sudah tujuh kali mendaki Gunung Ijen.

“Dia yang menunjukkan spot-spot untuk foto yang bagus. Kami sempat mengambil gambar di spot pertama lalu Oci berjalan lebih dulu untuk menunjukkan spot foto yang kedua. Saat itu jarak saya dengan dia sekitar 5 meter dan tiba-tiba dia tengkurap dan mencakar-cakar tanah seperti orang kerauhan (kesurupan),” jelasnya.

Artha kemudian turun ke pos pertama untuk mencari bantuan dan bertemu dengan pasangan suami istri asal luar negeri yang kemudian membantu memberikan nafas bantuan kepada korban.

“Saat itu dia menggelang-gelengkan kepala dan mengangkat tangan tapi saya masih usaha untuk mencari bantuan ke bawah karena saya merasakan jika badan teman saya masih hangat,” katanya.

Saat itu, Oci dijaga oleh rekan-rekannya yang lain serta beberapa penambang belerang.

Baca Juga  Semoga Diterima di Sisi TYME Ito Nurmala Panjaitan

Saat kembali naik ke atas, Artha berpapasan dengan rombongan yang mengevakuasi Oci dengan menggunakan troli milik penambang ke bawah.

Oci kemudian dibawa ke RSUD Blambangan dengan ambulans.

“Saya sempat protes mengapa kawan saya ditutupi dengan kain dan melarang semua orang di sana yang akan motret Oci. Namun saat di kendaraan saya sentuh badan Oci sudah dingin,” ungkapnya.

Artha mengaku tidak mengetahui apakah korban memiliki penyakit asma atau tidak.

Ia mengarakan, korban sudah menaklukkan beberapa gunung di Pulau Bali dan juga sebagian Jawa.

“Saat berangkat dia yang paling semangat dan menjadi pemandu kami,” ucapnya.

Kapolsek Licin, AKP Jupriadi mengatakan, saat dibawa ke RSUD Blambangan kondisi korban sudah meninggal dunia.

Baca Juga  Dugaan Korupsi Dana BTT, 6 Jam Bupati Dicecar Jaksa

Sementara itu akun instagram korban atas nama @putuoci banjir ucapan belasungkawa.

Seperti yang ditulis akun angga-frendita yang menulis “Damailah jiwamu dalam pelukan ijen, tenangkanlah sukmamu dalam dekapan kabut Gunung Ijen. Rest in Peace kawan, selamat melampaui perjalanan panjang di surga @putuoci”.

Di posting-an terakhir dia mengunggah foto bersama dengan rekan-rekannya dengan caption “Bareng idola dari @jjs_banyuwangi terimakasih idola” dengan lokasi Alas Purwo Banyuwangi.

Di unggahan terakhir tersebut, dia juga mention beberapa rekannya.

Di instagram korban terdapat 131 foto yang diunggah yang sebagian besar adalah foto perjalanannya saat mendaki gunung. (kn/kps/tbn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Klaim Lahan Pasar Pagi Polonia Berujung Perusakan, Polisi Diminta Respon Laporan Masyarakat

Kriminal

Mobil Petugas Kehutanan Dibakar Saat Ungkap Praktik Illegal Logging yang Melibatkan Oknum Aparat Keamanan
Selamat Tinggal Bika Ambon, Selamat Datang Bika Medan -kompasnasional

Arsip

Selamat Tinggal Bika Ambon, Selamat Datang Bika Medan

Arsip

Bayi Usia 0 – 59 Bulan Wajib Imunisasi

Berita

Kasus Pemukulan Warga Asal Myanmar Berakhir Damai
Foto Ilustrasi Tersangka

Berita

2 Pria Kurir 50 Kg Sabu Asal Aceh Dihukum Mati
Polisi Bongkar Judi Tembak Ikan di Millenium Zone-KompasNasional

Arsip

Polisi Bongkar Judi Tembak Ikan di Millenium Zone

Arsip

Diduga Dokter Lalai, Bayi Pasien BPJS Meninggal di RSUP Malalayang