Home / Arsip / Arsip 2016 / Kuliner

Jumat, 24 Juni 2016 - 15:24 WIB

Selamat Tinggal Bika Ambon, Selamat Datang Bika Medan

Viewer: 517
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 8 Detik

Kompasnasional.com

JAKARTA – Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi mengatakan dalam RUU Merk diatur salah satu pemberian nama atas produk berdasarkan pada geografis.

Masalahnya, menurut Tulus, kalau RUU ini nantinya disahkan jadi UU, bagaimana dengan merk sejumlah produk lokal yang sudah ternama tetapi tidak sesuai dengan posisi geografis daerah dimana produk tersebut berasal?

“Bika Ambon misalnya. Produk makanan khas tersebut identik dengan Kota Medan. Kalau diberlakukan penamaan produk berbasis geografis, dengan sendirinya Bika Ambon harus menjadi Bika Medan,” kata Tulus Abadi, saat diskusi Forum Legislasi “RUU tentang Merk”, di Press Room DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9).

Konsistensi dengan RUU Merk tersebut, menurut dia, daerah yang paling berhak menggunakan merk Bika Ambon nantinya adalah Kota Ambon.

“Kalau Kota Medan tetap menggunakan merk Bika Ambon, ini akan jadi masalah hukum nantinya,” ujar Tulus.

Demikian juga halnya dengan Pasal di RUU Merk yang melarang pemberian nama produk bersifat generik seperti merek minuman mineral Aqua.

“Aqua itu kan bahasa latin artinya air. Dengan sendiri merk Aqua yang sudah dipatenkan tersebut juga harus diganti,” ujarnya.

Karena itu, Tulus mengingatkan DPR agar lebih bersikap hati-hati dalam merumuskan pasal-pasal dam RUU Merk ini sebab implikasi sosial dan ekonominya sangat besar.

“Jangan sampai RUU Merk ini nantinya malah mematikan produk lokal yang selama ini sudah sangat terkenal lalu harus berganti merk sesuai dengan geografis,” katanya.(kn/ms)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Mulai 1 Juli, Telat Bayar Iuran Langsung Nonaktif dari Peserta BPJS Kesehatan

Share :

Baca Juga

Arsip

Setelah Singapura, Giliran Imigrasi Malaysia Kurang Ajar Sama WNI

Arsip

Pemalsu BPJS Kesehatan Di Bandung Diduga Sindikat

Arsip

Bola Api Lintasi Langit Bikin Heboh Los Angeles

Arsip

Diundang Dinner, Isyana Tak Menyangka Ahok Bisa Bersenda Gurau

Arsip

Mabes Polri Siapkan Markas Densus Antikorupsi

Arsip

Anggaran Ditolak DPR, Menpora Minta Maaf Tak Bisa Bantu Rio Haryanto

Arsip

Uber Ungkap Cara Hindari Argo Rp18 Ribu Jadi Rp595 Ribu
12 Remaja Terjaring di Kos-kosan Medan Area -kompasnasional

Arsip

12 Remaja Terjaring di Kos-kosan Medan Area