Kompasnasional.com
ASAHAN – Kecelakaan maut yang dialami Nurmala Panjaitan juga mendapat simpatik publik di media sosial. Saat SIM almarhum Nurmala Panjaitan di-update oleh pemilik akun facebook Sawaluddin, baru beberapa menit kemudian foto tersebut sedikitnya ada 20 kali dishare (dibagikan). Dan, ada puluhan orang berkomentar dan menyampaikan duka cita.
Seperti pemilik akun Deryansah Cianipar menyampaikan; ‘Mg diterima disisi TUHAN YME ito nurmala panjaitan’. Kemudian disusul Bayoung Izal-Rany, Afrizal Insani, Ismaliza Silaen, Nurkarim Nehe, Andi Kurnia, Yudi, Fajrin Pane, Ompung LenteraLangit, Youthma All Qausha Aruan, Khaidir Pane, Syafruddin Yusuf, Tumpal Chandra, Princes Vita Aurora Nasution dan Aziz AR Panjaitan menyampaikan: ‘Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun’ (Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali).
Aziz AR Panjaitan menambahkan dalam komentarnya berdoa agar Allah memberi kesabaran terhadap keluarga yang ditinggalkan. Lewat komentar Afrizal Insani, jika korban diketahui menjabat Kepala SD di Sei Payang dan rumah duka di Samping (kediaman) H Zulkifli Amsa Batubara.
Lalu Fajrin Pane, dalam komentarnya mengungkapkan bahwa almarhum merupakan teman kakaknya dalam organisasi PKK dan sama-sama berdomisili Kelurahan Pantai Johor.
Informasi dihimpun koran ini, almarhum Nurmala Panjaitan (52) diketahui mengalami kejadian nahas setelah tabrakan dengan truk tangki di jalinsum Km 167-168, Pondok Jati, Kecamatan Sei Dadap, Asahan, Kamis (16/6) siang. Dalam kejadian itu, korban meninggal di tempat kejadian.
Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Asahan AKP Afdal, melalui Kanit Laka Lantas IPDA R Tambunan, saat kejadian korban mengendarai sepedamotor Honda Vario BK 2079 QAG, melaju dari arah Rantauprapat menuju arah Medan. Saat itu, korban hendak mendahului kendaraan lain tapi di saat bersamaan dari arah berlawanan truk tangki BK 9978 CN melaju dengan kecepatan tinggi. Melihat kedatangan truk, Nurmala terpojok. Supir truk tangki Sutrisno (56) juga sebenarnya sudah berusaha mengerem untuk menghindari tabrakan. Tapi nahas bagi korban, tabrakan pun tidak terhindarkan.
Akibat kejadian itu, tubuh korban terlindas ban depan dan belakang truk. Sementara sepedamotor korban terseret hingga beberapa meter.
Tak lama kemudian polisi tiba di lokasi dan mengevakuasi tubuh korban ke Klinik Azmy Hessa Air Genting. Beberapa menit kemudian jenazah korban dibawa ke rumah duka di Jalan Jenderal Sudirman, Lingkungan IV, Kelurahan Pantai Johor, Kota Tanjung Balai.
“Kondisinya mengalami luka parah dan korban meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara),” terang Kanit Laka Lantas IPDA R Tambunan.
Untuk penyidikan lebih lanjut, truk tangki BK 9978 CN berikut dengan supir truk Sutrisno, warga Medan sudah diamankan di Mapolres Asahan. (kn/ms/syaf/mag 01/dro)








