Home / Kriminal

Jumat, 9 April 2021 - 22:27 WIB

Mabes Polri Rilis 3 Buronan Terduga Teroris Jakarta, Ini Identitasnya

Viewer: 467
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 12 Detik

Kompasnasional l Mabes Polri melalui Divisi Humas merilis identitas tiga terduga teroris yang berada di Jakarta pada Kamis, 8 April 2021.

Ketiganya diketahui sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buronan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

Polri merilis 3 buronan terduga teroris Jakarta. (Sumber: Dok. Humas Polri)

Sedangkan tiga orang lainnya sudah masuk dalan DPO Densus 88. Mereka, kata Kombes Ahmad, kini dalam pencarian Densus 88.

“Saya mengatakan bahwa 3 DPO itu benar adalah DPO Densus 88 Antiteror Polri,” ucap Ahmad.

Ahmad menerangkan, ketiga DPO atas nama Yusuf Iskandar, Arief Rahman Hakim, dan Nouval Farisi terdeteksi berkaitan dengan orang-orang yang telah tertangkap beberapa hari lalu.

“DPO tersebut terkait dengan pengembangan aksi-aksi terorisme yang telah dilakukan penangkapan beberapa hari yang lalu,” kata Ahmad.

Lewat akun Twitter Divisi Humas Polri, foto dan data diri tiga terduga teroris tersebut diunggah ke media sosial Twitter oleh akun @DivHumas_Polri.

Baca Juga  Bos First Travel Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Berdasarkan unggahan tersebut, terduga teroris pertama atas nama Yusuf Iskandar alias Jerry.

Terduga Jerry diketahui beralamat di Jalan Ketapang RT 10/RW 01, Kelurahan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kemudian, terduga teroris selanjutnya bernama Nouval Farisi. Ia beralamat di Jalan Mawar RT 003/04, Kelurahan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Terakhir Arief Rahman Hakim. Alamat terakhirnya di Jalan Damai RT 002/05, Kelurahan Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Oleh kepolisian, ketiganya dijerat Pasal 15 Jo Pasal 7 Jo Pasal 9 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003.

“Ketiganya mengetahui, merencanakan, dan membuat bom untuk melakukan penyerangan terhadap anggota TNI-Polri, industri milik warga keturunan Tionghoa, SPBU, serta area publik yang dilakukan oleh kelompok Husein Hasni,” tulis akun Twitter, @DivHumas_Polri.

Sementara itu, Kabagpenum Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, Densus 88 telah menangkap 10 terduga teroris pasca aksi teror bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Dihari Valentine Roro Fitria Ditangkap Polisi Gunakan Sabu

Mereka yang ditangkap oleh Densus 88 berada di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Sampai saat ini di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sudah 10 tersangka terorisme yang telah ditangkap oleh Densus 88 Antiteror Polri,” ujar Kombes Ahmad Ramadhan melalui keterangan resminya pada Kamis (8/4/2021).
Polri merilis 3 buronan terduga teroris Jakarta. (Sumber: Dok. Humas Polri)

Sedangkan tiga orang lainnya sudah masuk dalan DPO Densus 88. Mereka, kata Kombes Ahmad, kini dalam pencarian Densus 88.

“Saya mengatakan bahwa 3 DPO itu benar adalah DPO Densus 88 Antiteror Polri,” ucap Ahmad.

Ahmad menerangkan, ketiga DPO atas nama Yusuf Iskandar, Arief Rahman Hakim, dan Nouval Farisi terdeteksi berkaitan dengan orang-orang yang telah tertangkap beberapa hari lalu.

“DPO tersebut terkait dengan pengembangan aksi-aksi terorisme yang telah dilakukan penangkapan beberapa hari yang lalu,” kata Ahmad.
(KTV/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kriminal

Pangkat Terakhir Briptu, Berbaju Dinas Pangkat AKBP, Mendapatkan Uang Ratusan Juta
Foto Kombes Hadi Wahyudi

Berita

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Dugaan Malpraktik Dokter RS Murni Teguh
Ilustrasi penangkapan

Berita

Anggota DPRD Batam F-NasDem Ditangkap Terkait Sabu Bareng Wanita di Hotel

Kriminal

Diduga Pungli ke Pemandian Air Panas, Lima Orang Ditahan Polisi

Berita

Oknum TNI Ngamuk dan Merusak Toko Mainan di Medan

Berita

Jasad Sopir Taksi Online Ditemukan di Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Kriminal

Terungkap Hasil Otopsi Kasus Ayah Bunuh Dua Anaknya di Tangerang

Berita

Aktor Rizal Djibran Ditangkap Polisi karena Kepemilikan Sabu