Home / Berita / Daerah / Kriminal / Medan / Reviews

Selasa, 25 September 2018 - 11:58 WIB

Oknum TNI Ngamuk dan Merusak Toko Mainan di Medan

Petugas melakukan olah TKP. (msc)

Petugas melakukan olah TKP. (msc)

Viewer: 793
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 14 Detik

KompasNasional.com – Sejumlah oknum berseragam TNI mendatangi dan merusak toko mainan di Jalan Brigjen Zein Hamid, Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (23/9/2018) malam. Bangunan toko tiga lantai itu dirusak hingga beberapa barang hancur berantakan.

Informasi yang diterima iNews, kejadian bermula saat anak dari salah satu oknum tersebut datang untuk mengambil play station (PS) miliknya yang diservis di toko tersebut. Namun karena tidak puas dengan pelayanan pegawai toko, sang anak membatalkannya.

Pegawai toko kemudian mengenakan charge Rp100.000 untuk biaya pembatalan servis tersebut. Tak lama sang anak datang kembali bersama ayahnya, yang berujung cekcok hingga perkelahian dengan salah seorang pegawai toko tersebut.

Baca Juga  Ketua DPRD Psp Lantik Pengangkatan PAW Dari Partai PKS

Karena terkena pukulan tongkat, ayah dari anak tersebut yang berseragam TNI datang membawa rekan-rekannya dan merusak sebagian toko.

“Anak itu datang mau ambil play station-nya yang diservis. Karena sudah malam dan toko mau tutup serta tidak ada teknisi, saya bilang besok saja. Dia kemudian membatalkan servis dan datang bersama orang tuanya,” kata Firda, keluarga pemilik toko.

Selain merusak, puluhan oknum diduga TNI menganiaya pemilik dan pegawai toko hingga mereka mengalami sejumlah memar di tubuh.

Baca Juga  Hari Jadi Kota Sintang Ke 660 anggota DPRD K. Kabupaten Sintang Welbertus berharap jadi ajang refleksi bagi Pemkab dalam membangun Kabupaten Sintang kedepan.

“Sempat ribut-ribut di parkiran dan kami mau rekam. Tapi ponsel kami diambil dan dibanting terus langsung dipukul. Abang saya juga kena, tapi saya yang paling parah,” kata keluarga pemilik toko William Charles.

Pihak kepolisian dan TNI yang mendapat informasi langsung datang ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Kasus pengerusakan dan penganiayaan ini masih dalam pemeriksaan saksi-saksi, korban, dan barang bukti yang ada.(Inews/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Mantan Sopir Culik Anak Majikan, Minta Tebusan Rp 200 Juta

Berita

Naik Motor Masuk Tol, Tiga Perempuan ABG Mengaku Panik Dikejar Mobil Tak Dikenal

Berita

Polda Kalbar Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla

Berita

Tim Pemenangan Jokowi Djm 1 kali lagi Daerah Jatim Kecewa

Berita

Persiapan Kunjungan Kerja Presiden RI, Pangdam Pimpin Rakorwil Dan Rakorpam Tingkat VVIP Di Makorem 121/ABW Sintang.

Arsip

Raih Medali Perak di Olimpiade, Yuni Diganjar Beasiswa Hingga S2

Berita

Soal Putusan Sistem Pemilu, Ini Komentar Jimly dan Yusril

Berita

Rakor PPKM Mikro Pemkab Simalungun, Wakil Bupati Sebutkan 2 Kecamatan di Zona Merah Covid-19