Viewer: 865
0 0

Home / Kriminal

Senin, 27 Juli 2020 - 06:36 WIB

Kerap Berikan Uang Kembalian pada Pembeli di Warung, Istri Dihajar Suami hingga Meninggal

Viewer: 866
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

Kompasnasional | Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi di Pamulang, Tangerang Selatan, Minggu (26/7/2020).

Ansari (40) menganiaya istrinya Thayyibah (28) di kediamannya Jalan Cabe 1, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga meninggal dunia.

Diketahui, pasangan suami tersebut tinggal di warung kelontong yang menjadi sumber penghasilan mereka.

Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyatno mengatakan, peristiwa ditengarai akibat sikap kesal sang suami saat mendapati Thayyibah kerap salah memberikan uang kembalian kepada pembeli di warung kelontongnya itu.

“Pelaku sering terjadi salah paham disaat istrinya dalam melayani pembeli sering kembalianya lebih. Karena merasa rugi pelaku ribut dan korban ditendang, dipukul oleh pelaku hingga merasa tidak tahan korban meninggal dunia,” kata Supiyanto saat ditemui di Mapolsek Pamulang, Tangsel, Minggu (26/7/2020).

Kata Supiyanto, korban meninggal dunia akibat luka pukul yang diterimanya secara bertubi-tubi.

Baca Juga  Benarkah Habib Rizieq dalam Kondisi Kritis? Aziz Yanuar Langsung Merespons Begini, Tegas!

Supiyanto menegaskan pelaku memukul Thayyibah tanpa menggunakan benda tumpul maupun benda tajam.

“Pelaku memukul korban yang mengenai wajah, lengan, kaki, dan badan yang mengakibatkan korban luka memar-memar dan korban meninggal dunia,” jelasnya.

Adapun saat ini pelaku telah diamankan pihak Sat Reskrim Polsek Pamulang guna penyidikan lebih lanjut.

Sementara, jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna kepentingan autopsi oleh tim dokter forensik.

Diketahui, korban sedang hamil muda buah cinta dari hubungan mereka.

Namun, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi oleh tim dokter forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Mengenai hamil, kami belum tahu. Dari hasil autopsi nanti bisa diketahui,” kata Supiyanto saat ditemui di Mapolsek Pamulang, Tangsel, Minggu (26/7/2020).

Supiyanto menjelaskan aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu telah berlangsung selama beberapa hari belakangan.

Baca Juga  Dites Urine Dadakan, 2 Personel Polsek Percut Sei Tuan Positif Narkoba

Hal itu didapati pihaknya usai mendapati keterangan dari beberapa saksi dan warga setempat.

“Berdasarkan keterangan empat saksi atau tetangga bahwa beberapa hari lalu korban menangis dalam beberapa malam dan diduga dianiaya suaminya,” katanya.

Menurut Kapolsek istrinya tersebut sering menangis meminta tolong karena dipukuli suaminya

Ia menjelaskan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dalam perkara ini.

Polisi juga tengah mencari sejumlah barang bukti.

“Ada 4 saksi yang kami mintai kekerangan. Mereka merupakan tetangga korban,” ucapnya.

Suami istri ini membuka usaha warung klontongan di rumahnya dan keduanya kerap kali bertikai hingga terdengar para tetangga.

“Diduga korban sudah sering menganiaya istrinya ini. Terdapat sejumlah luka lembam pada tubuh korban,” kata Supiyanto. (TB/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Pulang Minum Tuak Tabrakan di Depan Mega Land -detikasia

Arsip

Pulang Minum Tuak Tabrakan di Depan Mega Land
Ketahuan Curi Helm, Pemuda Tewas Dihakimi Warga-KompasNasional

Arsip

Ketahuan Curi Helm, Pemuda Tewas Dihakimi Warga

Arsip

Perusahaan Pialang Berjangka Diduga Tipu Nasabah

Berita

KPK Segera Periksa Petinggi Lippo Group Terkait Suap Izin Meikarta
POLDASU GREBEK TEMPAT PERJUDIAN MURAI GAME DAN PENANGKARAN SATWA LANGKA DI KISARAN-kompasnasional

Arsip

POLDASU GREBEK TEMPAT PERJUDIAN MURAI GAME DAN PENANGKARAN SATWA LANGKA DI KISARAN

Kriminal

Pengedar Sabu-Sabu Meneriaki Polisi Maling, Warga Datang, Dor!
Foto ASN, pelaku pencurian kambing pakai motor dinas

Asahan

ASN di Asahan Curi Kambing Pakai Motor Dinas

Arsip

Jaksa Penuntut Umum: “Kasus Yuyun, Pelaku Bisa Dihukum Mati”