KompasNasional.com
Kisaran – Bus angkutan umum KUPJ bertabrakan dengan truk tronton di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan- Rantauprapat tepatnya Km 151- 152 atau di kawasan Bukit Lebanon Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan, Sabtu (23/4) pukul 15.40 WIB.
Akibatnya, sembilan orang penumpang menjadi korban dalam peristiwa itu, termasuk supir dan seorang yang tidak diketahui identitasnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) H Abd Manan Simatupang Kisaran.
Sedang korban lainnya, yang mengalami luka berat dan luka ringan menjalani perawatan medis di RS Wira Husada Kisaran.
“Sepuluh orang penumpang yang menjadi korban dan satu meninggal dunia, namun identitasnya belum diketahui berjenis kelami laki-laki diperkirakan berusia 30 tahun,” ungkap Kasat Lantas, AKP Afdhal Junaidi melalui Kanit Laka Ipda STambunan saat ditemui di rumah sakit.
Penumpang yang mengalami luka ringan, Samsuri (36), Heri Triadi (25) Muhammad Soleh Damanik (51), Safa Hayatuna Husna (7), Natasya Ginting (5). Sedang penumpang luka berat, Susanti (35), Rusmini (30), Yatimah (46) dan Hotman Gultom (29), termasuk supir KUPJ, Hotman Gultom dan seorang lagi MR X meninggal dunia.
“Mohon informasinya bagi siapa yg mengenali org ini (MR X) mohon segera dtg untuk melihat jenazahnya di RSUD HAMS Kisaran yg mrupakan korban laka lantas Mobus KUPJ kontra Tronton pd hari Sabtu 23 April 2016 skra pkl 14.30 wib dikisaran, korban mrupakan penumpang KUPJ, atau dpt menghubungi kami dikantor sat lantas polres asahan 0623 41021”
Setelah tabarakan terjadi, seluruh penumpang mencoba merangkak keluar diri dari angkutan umum yang terbalik itu, bahkan semuanya mengalami luka-luka sehingga masyarakat yang ada di lokasi memberikan bantuan agar mereka bisa keluar dari angkutan itu.
“Para penumpang ada yang menjerit dan ada yang hanya tergeletak dengan bersimbah darah,” ungkap salah seorang warga yang melihat kejadian itu.
Dua penumpang yang masih anak-anak menangis dan beberapa anggota tubuhnya terluka, sehingga menimbulkan keharuan dan masyarakat memberikan pertolongan dengan menghubungi petugas kepolisian dan juga para medis.
Supir KUPJ, Hotman Gultom terjepit karena bagian roda truk tronton yang dikemudikan Iwan menghimpit angkutan itu. Lebih kurang satu jam, supir yang kondisinya sudah kritis sehingga petugas medis menyambungkan oksigen ke hidungnya.
Dibantu dump truk dan juga monil derek dan masyarakat, supir Hotman Gultom berhasil keluar dari kondisi kritis dan langsung ke RS Wira Husada Kisaran.
“Atas bantuan dump truk, mobil derek dan juga masyarakat akhirnya supir itu berhasil dikeluarkan,” ungkap Kanit Laka.
Kronologsi
Kecelakaan terjadi diduga akibat kelalaian supir KUPJ, yang memacu kendaraan dari Medan menuju Kisaran dengan kecepatan tinggi, bahkan saat itu mencoba untuk mendahului kendaraan yang berada di depannya, meskipun bus tidak memiliki ruang yang cukup untuk mendahului kendaraan.
Saat yang sama muncul truk tronton yang dikemudikan Iwan, sehingga Hotman Gultom tidak mampu lagi mengendalikan bus, sehingga keduanya tabrakan.
Kecelakaan itu juga menimbulkan kemacetan cukup panjang, namun akhirnya bisa diurai petugas Sat Lantas Polres Asahan. Kemacetan lebih kurang 10 km,”ungkap Kanit.
Kanit Laka, Ipda S Tambunan mengimbau kepada seluruh supir angkutan umum agar hati-hati mengemudikan kendaraanya, jangan ugal-ugalan karena kecerobohan seorang supir dapat menimbulkan kerugian bagi orang lain.
“Kita imbau kepada supir, khususnya supir angkutan umum untuk lebih mengutamakan keselamatan, karena akibat kelalaiannya bisa menimbulkan kerugian bagi orang lain,” ungkap Kanit.
Untuk mengusut kasus kecelakaan ini, Sat Lantas Polres Asahan melakukan olah TKP sekaligus mengamankan kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu.
“Kendaraan sudah diamankan untuk dijadikan barang bukti,” ungkap Kanit. (kn/dac/analisa)








