Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Jumat, 5 Agustus 2016 - 10:25 WIB

PDIP Sebut Ahok Lebih Parah dari Sopir Bajaj, Kok Bisa?

Viewer: 496
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 2 Detik

Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan menilai Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok lebih dari supir bajaj. Kalau bajaj akan berbelok, hanya Tuhan dan supirnya yang tahu kapan dan dimana bajaj akan dibelokan. Tapi rambu-rambu lalu lintas masih dipatuhi meski sedikit menginjak marka jalan.

“Dahulu Ahok bicaranya akan mengikuti semua aturan Pilkada. Eh sekarang, malah mau melakukan judicial review terhadap Undang-Undang Pilkada. Ini sudah lebih dari supir bajaj,” kata Arteria, saat dihubungi wartawan, Kamis (4/8).

Baca Juga  Jejak Iswahyu Widodo, Hakim PN Jaksel yang Di-OTT KPK

Lebih lanjut, anggota Komisi II DPR RI ini maenyampaikan pandangan publik akhir-akhir ini terhadap Ahok. “Saya ingin sampaikan ke Ahok bahwa publik sudah eneg lihat kelakuannya. Jangan ditambah lagi mau buat aturan sendiri,” tegas dia.

Sebagai gubernur kata Arteria, Ahok wajib menjalankan sumpah jabatannya antara lain melaksanakan undang-undang selurus-lurusnya, bukan untuk melakukan judicial review.

“Lucu, ada pejabat yang menggugat undang-undang, tapi makan gaji dan tunjangan dari APBD, dimana etika dan moralnya?,” tanya wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur VI itu.

Baca Juga  Curah Hujan Tinggi Asahan Siaga Banjir

Padahal ujarnya, UU Pilkada ini sangat baik khusunya untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan petahana dalam pilkada. Tapi kata Arteria, Ahok memaknainya berbeda.

“Ahok ini kan mantan anggota Komisi II DPR. Harusnya paham hasil kerja kami ini untuk demokrasi yang sehat dan pilkada yang bermartabat,” imbuhnya (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Ikan Arwana Senilai Rp 1,9 Miliar Gagal Diselundupkan

Arsip

Siswi SMK Diperkosa Tetangga Saat Pingsan

Berita

Rupiah selasa pagi menguat ke Rp13.299

Arsip

Satu Mahasiswa Indonesia Yang Ditangkap Pemerintah Turki Dibebaskan

Berita

Ini Komentar Rahmad Darmawan Setelah Timnya Tumbang Melawan Persebaya 0-2

Berita

Lakukan Aksi Damai, Massa AMPS Serukan Kota Siantar Tetap Aman dan Kondusif

Arsip

Harga Premium di Kabupaten Sitaro Tembus Rp 15.000 per Liter

Arsip

Aksi ‘Teror’ Kepala Babi Dikabarkan Sudah Dua Kali Terjadi