Home / Arsip / Arsip 2016 / Olahraga

Selasa, 12 April 2016 - 13:45 WIB

Pedrosa Minta Maaf ke Markas Ducati

Viewer: 467
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 40 Detik

KompasNasional.Com

Pebalap tim Repsol Honda, Dani Pedrosa, langsung mendatangi paddock tim Ducati, seusai memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan balapan di GP Americas, Senin (11/4) dinihari. Selama beberapa menit di sana, Pedrosa terlihat berbicara langsung dan meminta maaf kepada pebalap Ducati, Andrea Dovizioso.

 Beban di pundak Pedrosa bisa jadi terasa besar. Sebab, karena dialah Dovizioso terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan. Peristiwa itu terjadi pada lap ketujuh ketika keduanya berebut posisi ketiga.

Pedrosa kehilangan kendali saat mengerem keras sebelum masuk tikungan. Sepeda motor Honda RC213V yang ditungganginya bergoyang hingga terjatuh. Malang buat Dovizioso, yang ketika itu melebar di tikungan. Ia tertabrak dari belakang oleh RC213V yang terempas.

Usai jatuh, Dovizioso sempat menoleh untuk mencari tahu penyebab kecelakaan. Pedrosa berlari menghampirinya sambil terlihat berbicara meminta maaf. Dovizioso tidak bisa melanjutkan balapan, sementara RC213V Pedrosa sanggup dipacu lagi, tetapi akhirnya masuk pit pada lap ke-12.

Baca Juga  Hut RI, Pemuda Dusun Sipungguk Adakan Turnamen Sepak Bola Antar Club

Pedrosa sendiri mengaku beruntung tidak mencederai Dovizioso lebih parah gara-gara insiden itu.

“Beruntung motor saya tak pakai sayap besar karena itu bisa mencelakai pebalap. Tabrakan tadi sangat kuat, jadi saya senang Dovi baik-baik saja dan tidak cedera,” ujar Pedrosa.

Lalu apa kata Dovizioso mengenai permintaan maaf Pedrosa itu?

“Saya kenal Dani sejak lama. Ia bukan tipe pebalap yang umumnya suka mengambil risiko besar. Semua pebalap berada di batasannya. Kesalahan bisa saja terjadi. Tapi aksi Dani bukan kamikaze, selalu mencoba menyerang Anda setiap melakukan pengereman,” ucap Dovi mencoba memaklumi apa yang dialami Pedrosa meski itu berakibat buruk juga padanya.

“Saat seseorang membuat kesalahan dan itu berbuntut masalah bagi pebalap lain, itu merupakan hal yang buruk. Tapi ini kondisi yang berbeda dibanding dengan Argentina,” lanjutnya dikutip dari Crash.

Bagi Dovizioso, kejadian di GP Americas ini merupakan yang kedua menimpa dirinya musim ini. Sebelumnya lebih parah, ia ditabrak dari belakang oleh rekan setimnya, Andrea Iannone.

Baca Juga  Rio Haryanto: Saya Orangnya Kompetitif dan Berusaha Lebih Baik

Yang lebih disesali lagi, saat itu keduanya terjatuh di dua tikungan terakhir menjelang finis. Bila saja mereka bisa bertahan di atas Desmosedici GP16 hingga akhir, posisi kedua dan ketiga di podium digenggam oleh Ducati.(kn/tbns)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Polisi Bongkar Judi Tembak Ikan di Millenium Zone-KompasNasional

Arsip

Polisi Bongkar Judi Tembak Ikan di Millenium Zone

Olahraga

Pebulutangkis Indonesia Bawa Amerika Serikat Juara Dunia Pertama Kali

Arsip

Cerita Dua Brigadir Berani Hentikan Mobil Jendral Polisi

Arsip

Hasil Tes Kejiwaan Jessica Mengejutkan

Arsip

Apri Tewas Ditembak, 500 Warga Mengamuk di Polres Kep. Meranti

Arsip

Ramos Inginkan Kontrak ‘Seumur Hidup’ Seperti Ronaldo
Demi Pil Koplo, Ada 1000 Pelajar Rela Menukarnya dengan Bercinta-kompasnasional

Arsip

Demi Pil Koplo, Ada 1000 Pelajar Rela Menukarnya dengan Bercinta

Arsip

Rekan Setim Rio Haryanto Diincar Tim Asal Amerika Serikat