Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Nasional / Opini / Reviews

Selasa, 8 November 2016 - 11:27 WIB

Potensi Buni Yani Tersangka Hingga Kambing Hitam Kasus Nista Agama

Viewer: 562
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 57 Detik

Nama Buni Yani tengah menjadi sorotan, setelah dilaporkan sebagai pengunggah video Basuki T Purnama alias Ahok, diduga menistakan agama. Kepolisian bahkan menyebut sosok itu berpotensi menjadi tersangka lantaran bikin kegaduhan. Namun, ada dugaan upaya polisi ini hanya mencari kambing hitam.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar, menyebut kasus menjerat Buni Yani masih dalam proses pemeriksaan saksi ahli. Meski begitu, pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya potensi penetapan tersangka terhadap Buni Yani.

“Itu prosesnya berjalan, termasuk pemeriksaan juga dan beberapa saksi ahli. Buni Yani dilaporkan sebagai terlapor juga. Itu berpotensi sebagai tersangka juga,” kata Boy, Sabtu (5/11) lalu.

Ucapan Boy langsung direspon Buni Yani melalui kuasa hukumnya. Mereka tidak terima pernyataan kepolisan menyebut kliennya potensi sebagai tersangka. Kondisi ini juga dianggap sebagai upaya kepolisian melakukan intervensi terhadap kasus menimpa Buni Yani.

Baca Juga  Inilah 10 Fakta Menyedihkan Guru Budi Tewas Dipukul Muridnya Sendiri

“Tim kuasa hukum geram Pak Boy Rafli bilang karena ini viral, dapat kemarahan publik Pak Buni Yani calon tersangka,” kata Aldwin, kuasa hukum Buni Yani, Senin (7/11) kemarin.

Padahal, kata Aldwin, kliennya belum sekali menerima panggilan dari kepolisian setelah dilaporkan relawan Ahok dari Komunitas Advokat Muda Basuki- Djarot (Kotak Badja) ke Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu. “Pak Boy nyatakan seperti itu. Dia sudah ambil kesimpulan sendiri mendahului proses penyidikan, jelas mengintervensi proses penyidikan,” tegasnya.

Geram atas sikap kepolisian, Aldwin menuding adanya upaya membuat Buni Yani menjadi kambing hitam dalam kasus dugaan penistaan agama. Sebab, pihaknya merasa polisi sudah berpihak terhadap kubu lain dalam kasus ini.

“Ada skenario kambing hitamkan Buni Yani. Saya yakin masyarakat akan semakin geram Pak Boy sebagai corong kepolisian,” ujarnya. Atas sikap ini, lanjut dia, Boy nantinya akan dilaporkan kepada Kompolnas dan Propam.

Baca Juga  Mau Lempar Fahri Hamzah Pakai Mic, AM Fatwa Minta Maaf

Sementara itu, Buni Yani menegaskan tidak pernah melakukan penyuntingan terhadap video Ahok diduga menistakan agama saat berada di Kepulauan Seribu, beberapa waktu lalu. Di samping itu, dirinya juga tidak memahami proses sunting video dan mengaku mendapat dari pihak lain.

“Saya bersaksi demi Allah dunia akhirat, tidak mengubah isi apa apa dalam video tersebut” tegas Buni, kemarin.

Atas kasus menimpa Buni Yani, kepolisian akhirnya segera memanggilnya sebagai saksi kasus dugaan penistaan agama dilakukan Ahok. Analis Kebijakan Madya Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Rikwanto, menyebut Buni Yani bakal diperiksa pada Kamis (10/11) nanti.

“Rencana hari Kamis saudara Buni Yani sebagai saksi dengan terlapor saudara Ahok,” terang Rikwanto. “Minggu ini fokusnya memeriksa semua saksi-saksi yang belum diperiksa,” tambahnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Heboh!!! Sudah Dimakamkan Sepekan, Kuburan Dibongkar, Ini Hasilnya….

Arsip

PT Top Growth Futures Diduga Gelapkan Miliaran Rupiah Dana Nasabah

Arsip

Pengelolaan Dana Desa Diduga Tidak Transfaran

Kriminal

Karyawati Otak Pembunuhan Bos Pelayaran Diduga Gelapkan Uang Pajak dan BBM Kapal Perusahaan

Berita

Analisis Pakar Gestur soal Peluang ART Ferdy Sambo Berbohong di Sidang
foto://Tim Inafis Polrestabes saat memeriksa jenazah korban

Berita

Pekerja Salon Dibunuh Pacarnya Di Cemara Asri

Arsip

Sumarsono: Saya Lebih Keras Dari Ahok!

Arsip

Detik-detik Jessica Masukan Tangan ke Tas Hingga Pindahkan Kopi Mirna