Home / Nasional

Sabtu, 3 Juli 2021 - 20:05 WIB

Kabareskrim: Ada Pejabat yang Belum Dukung PPKM Darurat

Viewer: 392
0 0
Terakhir Dibaca:52 Detik

Kompasnasional l Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan ada pejabat yang belum mendukung Pemerintah Indonesia menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Mikro dalam menangani Pandemi Covid-19 atau virus corona.

Hal itu disampaikan Agus saat konferensi pers soal harga eceran tertinggi obat dalam penanganan Covid-19, yang digelar secara virtual oleh Kementerian Kesehatan, Jakarta, Sabtu (3/7/2021).

Baca Juga  Menlu Retno nyatakan dubes sampaikan apresiasi kepemimpinan Indonesia

“Disinyalir masih ada beberapa pejabat yang belum mendukung pelaksanan PPKM Darurat maupun PPKM Mikro yang digelar selama ini,” kata Agus.

Kendati demikian, Agus tak menyebut secara rinci pejabat mana yang dimaksud belum mendukung keputusan Pemerintah pusat tersebut.

Oleh sebab itu, Agus telah melakukan rapat koordinasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dengan rumusan pasal untuk mengantisipasi adanya penolakan pejabat tersebut.

Baca Juga  Hujan disertai angin kencang landa NTT

Jeratan hukum nanti, kata Agus, bakal diterapkan untuk para pejabat yang mencoba menghambat atau menghalangi pelaksanaan PPKM Darurat ataupun Mikro.

“Kami sudah laksanakan koordinasi dengan Kejagung dalam hal ini Jampidum dalam rangka merumuskan pasal-pasal sampai dengan apabila ada pejabat yang halangi atau hambat pelaksanan PPKM darurat yang akan dilaksanakan,” tutup Agus. (OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Fakta Penerimaan CPNS 2018, Perhatikan Nomor 1 dan 4

Arsip

Ini Cara Menteri Susi Hadapi Modus Pencurian Ikan Yang Makin Canggih

Berita

Selundupkan Sabu Dalam Sepatu, TKI dari Malaysia Ditangkap di Nunukan

Berita

Perjalanan Anies-Sandi Mewujudkan Rumah DP 0 yang Dulu Diragukan…

Arsip

Jokowi: Tak Ada Kata Pesimis Untuk Ekonomi Indonesia Tahun Ini

Berita

Rupiah selasa pagi menguat ke Rp13.299

Berita

Disebut Mahal dan Tak Jelas Oleh Prabowo, Ini Jawaban Gubernur Sumsel

Arsip

Tepatkah Presiden Jokowi Copot Mendikbud Anies Baswedan?